Munier : Kevin De Bryune Pemain Termantap

Kevin De Bryune merupakan sosok pemain yang akan di sorot oleh para fans Belgia pada Piala Dunia 2018 di Russia. Permainan pemain Manchester City itu sudah tidak di ragukan lagi kualitasnya, apalagi ketika ia melapaskan umpan umpan akurat kepada para penyerang akan sangat mematikan bagi pertahanan lawan.

Pemain berusia 26 tahun itu merupakan pemain yang menjadi andalan roh bagi lini serang Manchester City dengan ia menjadi pemain yang sangat menakutkan ketika bermain di lini tengah Thecityzens.

Contohnya pada musim lalu, ia sendiri berhasil membawa Manchester City menjurai Liga Prime Inggris dengan keunggulan 19 poin dari Runer Up yakni Manchester United.Koleganya di timnas Belgia Thomas Munier menyebutkan jika De Bryune merupakan pemain sangat penting bagi timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

Munier kembali menyebutkan jika De Bryune memiliki kepintaran yang luar biasa sebagai pemain lini tengah. Apalagi ketika melepaskan umpan dan mendekte permainan yang merupakan kunci kesuksesannya.

”Dia merupakan pemain yang pintar ia memiliki kepintaran yang sangat baik,Ia juga memiliki kaki kanan dan kaki kiri yang sangat bagus serta fisiknya yang sangat luar biasa.”

”Apalagi ketika ia membuat assist yang sangat bagus dan menjadi penentu permainanya di Liga Champions dan liga.” ucapnya.

Perkataan Munier sejatinya memang sangat benar apalagi dengan keberhasilanya menjadi salah satu geladang terbaik dunia. Pada musim ini saja ia berhasil menorehkan 16 assist dengan 9 gol untuk Manchester City. Apalagi dia akan bermain bersama nama nama besar seperti Romelu Lukaku, Eden Hazard,dan Dier Martens akan membuat De Bryune tampil dengan sangat mengerikan.

Timnas Inggris Harus Bermain Dengan Gembira di Piala Dunia 2018

Timnas Inggris tampaknya akan menjadi salah satu tim yang di perhitungkan dalam Piala Dunia tahun 2018 ini, manager Inggris Gareth Southage sendiri meminta anak asuhnya untuk segera bermain dengan lepas untuk tim mereka.

The Three Lions Inggris sendiri harus bermain dengan sangat percaya diri jika ingin lolos ke babak selanjutnya, apalagi tekanan akan membuat Inggris menjadi kacau balau jika tidak percaya diri menatap laga di Piala Dunia. Inggris sendiri akan tergabung bersama Belgia, Tunisia, dan Panama di Grup G.

Dengan demikian yang menjadi ancaman yang serius adalah Belgia yang merupakan favorit dalam menjadi juara grup bersama Inggris, sedangkan Tunisia dan Panama merupakan tim yang hanya akan menjadi pelangkap saja apalagi untuk lolos dari fase grup.

Gareth Southage sendiri yang merupakan pelatih Inggris mengungkapkan jika dirinya amat yakin dengan skuat muda yang ada pada timnya untuk menjadi tim yang amat bagus.

”Mereka harus bermain dengan amat percaya diri,ini merupakan turnamen terbaik mereka dan kesempatan terakhir mereka jadi ini merupakan momen terpenting untuk terus maju dan bermain dengan baik dalam laga laga kedepan.”

”Kami akan berhadapan dengan Tunisia yang merupakan lawan yang tidak boleh di remehkan, mereka merupakan tim Underdog yang dapat mengancam sewaktu waktu. Jadi saya bisa sampaikan jika kami membutuhkn kepercayaan diri untuk tim saya dalam laga ini.”

”Mungkin lawan terberat kami adalah Belgia karena para pemain mereka banyak bermain di Inggris dan mereka memiliki skuat yang amat bagus, jadi mereka bisa tahu bagaimana sepak bola kami.” ujarnya.

Marcus Rasfhord Siap Bermain Di Piala Dunia

Bomber muda Timnas Inggris menyebutkan jika dirinya akan siap tampil di laga perdana Piala Dunia.Pasalnya pekan lalu ia diberitakan mengalami cedera dalam sesi latihan yang membuatnya terancam absen dalam pertandingan pertama Piala Dunia.

Memang sang pemain mengalami cedera di area lututnya dan membuat banyak fans The Three Lions khawatir dengan perkembangan sang pemain. Dan berharap sang penyerang muda dapat tampil dalam laga perdana Piala Dunia di Russia melawan Tunisia.

Dan para fans Inggris tampaknya tidak terlalu khawatir usai sang penyerang mengkonfirmasi jika dirinya telah pulih dari cedera yang merupakan cedera yang sangat ringan.

Sang penyerang pun menyampaikan kondisinya di akun media sosial Twiternya.

”Saya sangat berterima kasih dengan dukungan kalian para fans,yang pasti cedera yang saya alami tidaklah parah.Saya hanya merasa sedikit sakit tapi anda semua tidak usah khawatir akan hal itu.” ucap Rasfhord di akun Twiternya.

Sang penyerang sendiri memang ikut rombongan timnas Inggris untuk berangkat ke Russia, Ia juga kerap membagi momen dengan para pemain The Three Lions di kabin pesawat hingga sampai di Russia.

Timnas Inggris langsung berlatih di Russia pada Rabu [13/6], Inggris sendiri melakukan latihan yang lebih cepat demi segera beradaptasi dengan iklim Russia yang lebih dingin dari Inggris.

Gareth Southage sendiri tidak memberikan Rasfhord latihan demi menjaga lututnya yang baru pulih dari cedera.Dengan demikian sang pemain dapat pulih dari cedera tepat waktu.

Piala Dunia 2018 sendiri akan menajadi ajang turnamen pertama Rasfhord sebelumnya ia pernah bermain di ajang Piala Eropa 2016 dengan membela Inggris.

Mourinho Berharap Serbia Segera Tumbang Di Piala Dunia

Ada hal yang menarik datang dari manager Manchester United, yaitu Jose Mourinho. Dalam kunjungan kerjanya di Russia ia yang bekerja menjadi pundit sementara dalam ajang Piala Dunia di stasiun Tv Russia mengungkapkan jika ia berdoa dengan gagalnya timnas serbia dalam ajang Piala Dunia di Russia nanti. Mourinho bahkan mengatakan hal yang sangat kontroversial jika Serbia di harapkannya tidak akan lolos dari fase gruop Piala Dunia.

Timnas Serbia sendiri menjadi Underdog di turnamen Piala Dunia 2018 dan mereka mewakili sembilan negara eropa dalam ajang empat tahunan tersebut.

Dalam babak grup mereka akan menempati grup F bersaing dengan Brazil, Kosta Rika dan Swis di babak knowt tersebut.

Mourinho sebagai pelatih profesional berharap timnas Serbia yang merupakan tim yang di perkuat oleh pemainnya di MU yakni Nemanja Matic agar tidak lolos.

‘’Jelas sebagai pelatih sepak bola profesional anda ingin pemain anda menang dalam Piala Dunia, tapi di sisi lain anda ingin pemain anda berlibur agar mengembalikan kondisi kebugarannya dalam musim yang amat sibuk ini.’’ ucap Mourinho.

Mourinho sendiri berharap jika Serbia tidak melangkah jauh dalam Piala Dunia nanti, agar pemain kesayangan tersebut dapat mendapatkan jatah libur  yang baik.

‘’Saya ingin Matic segera berlibur karena diirinya kurang berlibur itu bisa berdampak buruk, jadi saya kira Swis akan berada di Runer Up dan Brazil akan menjadi juara grup.’’ terangnya.

‘’Saya meminta maaf kepada Matic, tapi yang jelas anda butuh berlibur.’’  ucap pelatih asal Portugal tersebut.

Nemanja Matic sendiri bergabung dengan Manchester United dengan biaya yang mencapai 40 juta poudsnterling dari klub Rival Chelsea.

Pada musim lalu sendiri Matic bermain sebanyak 36 pertandingan dan menjadi starter sebanyak 35 pertandingan bersama Setan Merah. Melihat jumlah pertandingan yang di jalaninya pantas memang jika Mourinho berharap Serbia gagal di Piala Dunia guna mengistirahatkan pemain andalannya tersebut.

Menulik Piala Dunia Dimasa Lalu

7 HARI Hitung mundur dari Rusia  Dari Garrincha sih Brazil hingga Luis Figo, No7 yang terbaik di Piala Dunia.

Hanya ada satu minggu untuk pergi sampai Rusia 2018 – dan kami melanjutkan hitungan mundur kami ke kick-off  pada 14 Juni mendatang.

Popularitas Piala Dunia sendiri dalam beberapa tahun terakhir di isi oleh sosok seperti Cristiano Ronaldo dan David Beckham  yang telah mendarah daging dengan jersey mereka yang digunakan dan di kait kaitkan dengan kharisma.

Jersey dengan nomor punggung 7 telah menjadi pilihan merek untuk Ronaldo dan Beckham.

Dilansir oleh  The Sun yang terus menghitung mundur  Piala Dunia di Rusia, kami melihat empat No7 yang meninggalkan jejak mereka di panggung terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
Garrincha dari  Brasil merupakan seorang legenda yang tak terlupakan.
Bahkan banyak  orang-orang di Brasil yang menganggap Garrincha lebih baik daripada Pele.

Salah satu dribbler terbesar yang pernah di mainkan oleh pemain dengan No7 di Brasil menggunakan kecepatannya, tipuan dan kontrol untuk merobek pertahanan lawan . Dan dia melakukannya, secara konsisten.

Memenangkan 50 pertandingan untuk timnas Brasil dan mencetak 12 gol, tipuannya di sayap hampir sama anehnya bagi para pemain belakang karena kejenakaan di luar lapangan.

Rekor Piala Dunia: Luar Biasa. Garrincha membintangi turnamen tahun 1958 dan 1962 dan memenangkan keduanya.

Dia berada di Inggris pada 1966 tetapi cedera membuatnya berhenti sementara untuk  bermain lebih dari dua pertandingan.

Setelah serangkaian kontrolversialnya dengan sering  melakukan mabuk yang aneh di luar lapangan di antara turnamen, ia membangun keberhasilannya di  tahun ’58 dengan menjadi pemain menonjol empat tahun kemudian.

Momen terbaik: ‘Tendangan  pisang’ melawan Inggris di perempatfinal ’62. Garrincha meringkuk tendangan tak terhentikan ke pojok bawah dari jarak 30 meter untuk memberi Brasil keunggulan 3-1 atas Inggris.