Pogba: Saya Tidak Pernah Ada Ambisi Jadi Kapten

Paul Pogba Gagal Masuk Dalam Nominasi Ballon d’Or 2018.

Agenbolakaki.org  –  Paul Pogba, memimpin teman-temannya di Timnas Prancis saat menjuarai Piala Duni 2018 di Rusia. Meski begitu, ia tidak pernah berambisi atau berkeinginan menjadi kapten. Selesai Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018, banyak video yang beredar soal aksi Pogba di ruang ganti Les Bleus. Meski tak resmi menjabat kapten, ia bertindak layaknya seorang pemimpin dengan menyemangati dan mengompori semangat rekan-rekannya.

Saat masih bermain di Timnas Prancis, Pogba menunjukkan kemampuannya sebagai pemimpin. Di Manchester United sebaliknya, status wakil kapten dicopot oleh pelatihnya, yaitu Jose Mourinho karena kasus perselisihan antara keduanya. Kasus antara kedua orang penting di Manchester United tersebut bermula saat awal musim lalu. Menurut kabar yang beredar, adanya kesalahpahaman antara keduanya sehingga terjadi adu mulut Pogba dengan Mourinho.

Masalah tersebut bermula karena Paul Pogba mengupload video saat ia tertawa lepas pertandingan timnya melawan Derby County. Manchester United kalah 2-2 melawan Derby County. Pogba sendiri sedang diistirahatkan dan duduk di bangku cadangan. Menurut pengakuan Pogba, video saat ia tertawa bukan karena M.U kalah, tetapi saat timnya mencetak gol pertama, yaitu saat selebrasi Juan Mata. Sayangnya persilishan ini berujung panas dan mengganggu iklmi pemain di tim.

Terlebih lagi banyak pemain top di Machester United yang mendukung Pogba atas perselisihan ini. Mereka yang mendukung Pogba juga meminta manajer M.U, Jose Mourinho diganti dengan orang baru. Mereka meminta hal ini dikarenakan konflik internal yang berkepanjangan, sehingga mengganggu performa pemain. Selain itu mereka merasa strategi yang digunakan Mourinho tidak efisien.

Dampak perselihan ini juga merugikan tim M.U karena Pogba juga berencana untuk pindah saat transfer bursa pemain musim depan. Pogba sendiri dalam tim M.U tidak ada niatan untuk menjadi kapten. Ia mengatakan untuk bisa bergabung kedalam MU sudah merupakan suatu hal yang besar bagi pencapaian karirnya. Seperti dilansir oleh One Football, ia melanjutkan tidak memerlukan ban kapten untuk berbicara didepan tim dan membangun semangat rekan-rekannya.

Tidak ada Ambisi menjadi Kapten

Terlebih lagi didalam timnya, ada kapten yang justru tidak banyak bicara. Sebagai pemimpin bisa saja berbicara saat berada dilapangan, tetapi ia melihat pemimpin yang tidak banyak kata-kata. Contohnya Andrea Pirlo, ia adalah seorang pemimpin. Ia tidak banyak bicara saat di ruang ganti pemain. Ia akan berada diatas lapangan dan menunjukkan jalan serta arahan kepada teman-temannya.

Paul Pogba tidak pernah sekalipun berambisi menjadi kapten. Saat jabatan wakil kaptennya dicopot oleh Mourinho, ia menganggap hal tersebut bukanlah persoalan yang besar. Ia juga menyatakan tidak perlu menjadi kapten untuk menyemangati teman-temannya. Ikuti terus berita terkini seputar sepakbola. Selamat menikmati.

 

Pogba Di Sebut Pemain Hanya Banyak Gaya Oleh Legenda Liverpool Ini

(Refrensi Pihak Ketiga)

 

Agenbolakaki.org – Mantan pemain Liverpool Greame Sounes menyebutkan jika pemain Manchester United Paul Pogba merupakan pemain yang begitu egois. Pendapat yang utarakan oleh Sounes sendiri bukan tanpa alasan, ia mengatakan jika pemain yang baru menjuarai Piala Dunia bersama Prancis ini hanya mementingkan dirinya saja dari pada klub.

Pogba sendiri mendapatkan kritikan yang luar biasa, sempat meredam ketika ia berhasil membawa negaranya menjuarai Piala Dunia kemarin ia pun kembali mendapatkan hantaman kritikan yang begitu besar ketika United mendapatkan dua kali kekalahan melawan Brighton dan Totenham Hot Spurs.

Pada pertandingan itu sendiri Pogba menjadi pemain yang diniali tampil buruk hingga membuat banyak kritikan yang mengalir kepadanya. Bagi Sounes hal tersebut adalah lumrah mengingat sang pemain begitu banyak gaya ketika di luar lapangan maupun di dalam lapangan.

”Ketika kita melihat Paul bermain, dia seolah olah pemain yang sudah sangat pendai dalam segala hal.”

”Dia bahkan tidak melakukan apapun untuk United, dia hanya yakin jika ia berharga mahal dan berkualitas lalu ia bergaya gaya di luar lapangan. Tapi jika anda mendapatkan trofi Ballon D’or itu adalah hal yang lain.”

Barcelona Ingin Datangkan Pogba?

Barcelona pada musim lalu memiliki performa yang cukup baik kendati mereka harus gagal di ajang Liga Champions eropa. Apalagi dengan bukti yang di sematkan kepada klub Catalan tersebut jika Messi cs hanya hebat di ajang domestik namun lempem di ajang eropa.

Ya Barcelona dalam dua musim terakhir memang mengami penurunan performa di ajang eropa,hal ini sebenarnya memang di maklumi melihat menuanya sosok Andess Iniesta, dan pemain pemain seperti Xavi Hernades dan Carles Puyol yang sudah tiada,memang menjadi pentu El Barca.

Meski telah mendatangkan banyak pemain pemain bintang top, kehilangan Neymar musim lalu yang pindah ke PSG menjadi pukulan telah bagi Azulgrana. Pasalnya tenaga pemain timnas Brazil itu masih sangat di butuhkan di lini serang Barca. Tepat kehilangan Neymar membuat Barcelon harus tersingkir dini di ajang Liga Champions melawan As Roma.

Apalagi pada akhir musim nanti Barcelona akan di tinggal oleh Andress Iniesta yang memutuskan untuk hijrah ke klub lain.

Dilansir oleh Mundo Deportivo jika Barcelona tertarik untuk menebus Paul Pogba dari Manchester United untuk memperkuat lini tengah mereka. Apalagi yang bersangkutan sendiri sedang mengalami masa sulit di Inggris. Pemain berusia 25 tahun itu memang tengah di kritik atas performanya yang kurang bagus bersama Setan Merah.

Kabarnya ia juga memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan managernya Jose Mourinho, membuat ia di gosipkan akan hengkang dari Manchester. Apalagi Mino Raiola sendiri sebenarnya sudah memiliki niat untuk mengeluarkanya pada bursa transfer January yang lalu.