Dortmund Incar Hatem Ben Arfa

Borussia Dortmund menghadapi persaingan untuk mendaratkan  Hatem Ben Arfa yang merupakan mantan pemain Newcastle yang ditawarkan sangat sedikit, 700 per bulan untuk bermain di Pyrenees
Kontrak aneh dari klub Pyrenees termasuk bonus 30 poundsterling untuk setiap kartu merah yang disebabkan oleh Ben Arfa.

Ben Arfa, yang membuat nama untuk dirinya sendiri di Newcastle United, diatur untuk menjadi agen gratis musim panas ini dengan Paris Saint-Germain tidak memperbarui kontraknya.

Menurut stasiun radio Prancis RMC, klub Jerman Borussia Dortmund mencari  peluang untuk menandatangani pemain sayap berusia 31 tahun itu dengan gratis.

Tetapi mereka menghadapi beberapa persaingan yang mengejutkan.

Ben Arfa, surat kabar Spanyol AS mengatakan, saat ini di Pyrenees bermain dengan klub amatir bernama AS Castetis-Gouze.

Pemain berusia 31 tahun itu telah ditawari kontrak dari klub yang bermarkas di pegunungan Prancis, dan tidak satu pun yang diharapkannya.

Pemain internasion Prancis ini mendapatkan bayaran 700 pound  per bulan serta bonus yang termasuk 18 pound per gol dan 27  pound jika dapat mencetak 10 gol.

Ben Arfa tidak membuat penampilan tunggal untuk PSG musim lalu setelah dikucilkan oleh klub karena alasan yang masih belum diketahui.

Sebelum bergabung dengan klub  PSG pada tahun 2016, ia telah menerima panggilan ke tim Prancis setelah mencetak 17 gol dalam 34 pertandingan di Ligue 1 untuk Nice.

Sayang ia langsung menerima tawaran dari PSG dan perlahan lahan ia tersingkir dari skuat Less Pariens mengingat dirinya kalah bersaing dengan nama nama besar.Seperti Neymar, Mbape dan Dimaria yang menempati skuat utama Paris Saint Germain.

PSG Siap Jual Pemain Bintangnya

Sebuah kabar mengejutkan datang dari klub asal prancis Paris saint germain, gelandang mereka,Adrien Rabiot  kabarnya akan di masukan ke daftar jual klub pada musim depan.

ini membuat beberapa klub top eropa lainnya seperti manchester united, arsenal hingga barcelona akan cepat melakukan pendekatan terhadap rabiot.

Pemain berdarah prancis sendiri adalah produk asli akademi Psg, dirinya bahkan telah masuk ke skuat senior psg pada usia 17 tahun.

Dengan usianya yang masih amat muda dirnya, bahkan menjadi andalan lini tengah psg semenjak di latih oleh unay emery.

Meski sang pemain menampilkan permainan yang amat bagus,akan tetapi psg telah memasukan pemain 22 tahun ke daftar jual untuk musim depan, hal ini lantaran Psg harus meloloskan diri pada aturan Financial Fair Play (FFP).Hal ini disebabkan karena mereka baru saja mendatangkan Neymar dengan nila Transfer sekitar 222 juta euro yang membuat mereka terancam mendapatkan hukuman dari  badan tertinggi sepak bola FIFA.

Dengan mamasukan Rabiot ke daftar jual mereka, kemungkinan bisa menghindarkan Psg dari ancaman FFP dan terlepas dari sanksi sanksi yang lebih berat lagi.