Bayern Munchen Datangkan Alphonso Davies

Bayern Munich telah menyetujui kesepakatan untuk menandatangani fenomena Kanada berusia 17 tahun Alphonso Davies dari Vancouver Whitecaps, menurut beberapa laporan.

The Athletic melaporkan pada hari Selasa bahwa kedua klub telah mencapai kesepakatan untuk biaya transfer dasar sebesar $ 13 juta – yang sudah menjadi rekor untuk ekspor MLS – dengan add-on yang terkait dengan kinerja yang dapat membawa total menjadi $ 19 juta .

Karena Davies adalah pemain rumahan, Whitecaps kemungkinan akan dapat menyimpan semua biaya transfer, daripada berbagi porsi yang cukup besar dengan MLS.

Menurut MLSsoccer.com, Davies akan tetap dengan ombak sampai akhir musim MLS, karena ia tidak akan bisa bermain untuk Bayern dalam pertandingan resmi sampai ia berusia 18 pada bulan November.

The Whitecaps meninggalkan Davies keluar dari skuad mereka untuk pertandingan akhir pekan lalu, dan situs MLS melaporkan dia sudah berada di Philadelphia, di mana Bayern akan memainkan Juventus di International Champions Cup pada hari Rabu.

Pelatih baru Bayern Niko Kovac mengatakan pada konferensi pers bahwa dia menyukai apa yang telah dilihatnya dari Davies.

“Belum ada yang final, tetapi kelihatannya bagus,” kata Kovac. “Dia adalah bakat besar, dia muda dan sangat cepat.

 

Berikut Yang Membuat Real Madrid Pantas Angkat Trofi Liga Champions

Berita – Klub raksasa Spanyol Real Madrid baru saja menjadi juara liga champions yang ke-13 yang dimana berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Madrid. Namun Real Madrid yang menjalankan musim liga Spanyol bisa dibilang mengecewakan dan mereka dapat banyak kritik karena berhasil mencapai final liga champions.

Bisa dikatakan Real Madrid pada musim ini terbilang bermain bagus di pentas liga champions. Karena pada babak 16 besar Madrid sudah harus bertemu dengan raksasa prancis PSG yang dimana terdapat trio penyerang kelas dunia seperti Neymar, Cavani dan Mbappe namun harus terima dengan kemenangan Madrid dengan skor agregat 5-2.

Selanjutnya mereka kembali bertemu dengan klub raksasa Italia yaitu Juventus yang menjadi laga yang seru karena permainan hampir imbang namun sayang Madrid la yang keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3. Pada masuk Semifinal mereka kembali bertemu dengan klub hebat seperti Bayern Munchen tim asuhan Zidane yang pertama kalah dominan dalam leg kedua ternyata mereka berhasil menahan Bayern dengan skor agregat 4-3

Jika di lihat Madrid sudah mengalahkan tiga klub raksasa di eropa yang berbeda negara asal dan membuat mereka layak untuk masuk ke final liga champions. Mungkin mereka tidak bermain baik di liga Spanyol namun mereka membuktikan bahwa merekalah klub yang paling hebat di liga champions. Perjuangan dan pengalaman mereka yang mengantarkan mereka ke final dan sanggup menang dan mengankat trofi liga champions untuk ke-13 dan menjadikan mereka klub yang paling banyak memenangkan trofi liga champions.