Tepat Pada 25 Januari 2010 Sebuah Insiden Horor Terjadi Dalam Dunia Sepak Bola, Striker Asal Paraguay Salvador Cabanas Mengalami Indsiden Di Tembak Bagian Kepala Oleh Bandar Narkoba Ketika Mengunjungi Klub Malam Di Meksiko City.

 

Agenbolakaki.org  –  Mantan penyerang timnas ParaguaySalvador Cabanas  mengatakan jika dirinya sudah sangat dekat untuk bergabung dengan raksasa Inggris Manchester United. Sialnya ia mengalami insiden horor berupa teror yang menyebabkan kepalanya tertembak saat itu.

Bergabung dengan Club America yang merupakan klub asal Meksiko pada 2006 yang lalu Cabanas berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan menjadi salah satu bintang terbaik di Liga Meksiko hingga menjadi salah satu pemain yang di incar bayak klub top eropa.

Performanya yang luar biasa berhasil membawakan namanya masuh dalam daftar incaran manager legendari MU saat itu Sir Alex Ferguson. Fergie sangat tertarik dengan Cabanas karena penyerang gempal itu menjadi salah satu penyerang terbaik di Amerika Latin.Selefuturo yang langsung memawancari Cabas dan sang penyerang langsung mengungkapkan fakta yang sebenarnya tentang dirinya yang akan bergabung dengan United.

”Ya itu memang benar adanya, penandatangan dengan klub asal Inggris sebagai langkah pra-kontrak dengan nilai mencapai 1,3 juta poundsterling.”

”Kala itu mereka mengatakan jika klub Inggris tersebut adalah Manchester United.”

”Klub saya saat itu, Club America tidak mau melepaskan saya, mereka menaikan gaji saya dan memberikan saya dua buah apartemen di Acapulco  dan di Cancun.”

Sialnya tak lama atas penandatangan kontrak dengan MU, Carabas sendiri mendapatkan kejadian yang tidak bisa ia lupakan semur hidupnya. Mengalami penembakan pada tahun tersebut hingga membuatnya di rawat di ruang ICU.

Pada saat itu ia sedang terlibat pertikaian dengan salah gembong Narkoba di sebuah toilet di klub malam Bar Bar di Meksiko City. Ia pun mendapatkan tembakan di kepalanya dan ia berhasil selamat dari kejadiaan tersebut usai mendapatkan perawatan yang serius di ruang ICU.

Comments are closed.