Liverpool Move On dari Kenangan di Kiev

Pemain Belakang Liverpool, Virgil van Dijk menyatakan bahwa skuatnya telah memantapkan mentalnya untuk pertandingan di partai Final Liga Champions pada musim ini. Van Dijk mengatakan bahwa skuatnya tidak lagi mengungkit tentang kekalahan yang mereka alami pada final tahun lalu. Oleh karena itu, mereka optimis dan yakin bisa meraih kemenangan di pertandingan akhir pekan nanti.

Liverpool akan bertanding melawan skuat terberat mereka di musim ini. Liverpool akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di partai Final Liga Champions yang akan diselenggarakan di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid.

Ini merupakan tahun kedua secara beruntun Liverpool, dimana mereka mampu menembus babak final Liga Champions. Namun, di musim lalu nasib naas menimpa mereka, Liverpool harus rela dihantam Real Madrid dengan skor 3-1 di Kiev.

Van Dijk sendiri mengatakan kenangan kelam Liverpool akan pertandingan final musim lalu tidak akan mengusik pertandingan di pekan ini. Van Dijik sendiri juga sudah tidak melihat klip – klip pertandingan final musim lalu, Ia mengatakan, ketika melihat cuplikan tersebut akan menimbulkan rasa kecewa dan sakit yang sangat besar.

Tetapi, meskipun tidak ingin menonton klip tersebut lagi, klip tersebut tetap viral dan berada dimana – mana sehingga akan sulit untuk menghindari untuk tidak menonton klip tersebut. Namun, Van Dijk menegaskan kembali bahwa timnnya sudah tidak memikirkan kenangan masa lalu, dan terus bergerak maju.

Ruben Dias diincar oleh Manchester United

Manchester United dirumorkan mempunyai prioritas baru pada bursa transfer di musim panas depan nanti. Skuat yang berasal dari Inggris itu dikabarkan telah dalam proses agar bisa memboyong Ruben Dias pada bursa transfer musim panas nanti.

Musim 2018/2019 merupakan musim yang sangat mengecewakan untuk Manchester United. The Red Devils harus puas hanya berada di peringkat 6 di klasemen final EPL pasca laga – laga yang sangat buruk dalam dua bulan terakhir di penghujung musim ini.

Salah satu kelemahan yang fatal yang mempengaruhi performa MU adalah di lini pertahanan mereka yang sangat lemah. Terbukti, di musim lalu MU kebobolan sebanyak 54 kali hanya dalam satu musim, yang merupakan rekor terburuk sejak MU berdiri.

Oleh karena itu, United ingin segera memperbaiki kondisi ini dengan membli bek yang tangguh pada musim panas depan. Pilihan Setan Merah dirumorkan jatuh kepada salah satu bek Benfica yaitu Ruben Dias.

Ketertarikan Manchester United terhadap Dias timbul setelah meneliti performa sang pemain belakang tersebut dalam setahun terakhir.

Pada 2 musim terakhir, Dias telah bermain sebagai tim utama di Benfica. Dan pada musim kemarin ia terhitung telah 52 kali menjadi pemain awal untuk Las Aguilas di segala kompetisi.

Penampilan Dias di jantung pertahanan Las Aguilas sangat memukan, yang membuat gawang Benfica cuma terbobol 31 gol yang membuat Benfica menjadi kampiun pada Liga Portugal. Oleh karena itu Dias dianggap akan cocok untuk menjadi jantung pertahanan Setan Merah pada musim depan.

 

Pertandingan Menarik ARSENAL VS CHELSEA Di Liga EUROPA 2018/19

Pertandingan antara kedua belah club besar asal Premier League, Arsenal dan Chelsea akan berhadapan di Final Liga Europa 2019/18 dan dapat di pastikan bahwa pertandingan tersebut akan menjadi sangat menegangkan dan sangat seru sehingga sangat sayang untuk di lewatkan. Pertandingan yang akan di adakan pada hari kamis (30/5/2019) dini hari wib tersebut akan menentukan siapakah yang akan menjadi juara di Liga Europa pada musim ini.

Sudah dapat di pastikan bahwa kedua club baik Arsenal Maupun Chelsea akan menurunkan skuad terbaik mereka dalam pertandingan tersebut. Salah satu yang membuat pertandingan ini menarik adalah bagaimana strategi yang harus di terapkan oleh sang pelatih dalam menghadapi lawannya. Kedua belah club merupakan club asal Premier League yang sudah sangat sering bertanding dan sangat mengenal satu dengan yang lainnya.

Tetapi berdasarkan pengalaman bertanding di Liga Europa, pelatih dari Arsenal Unai Emery memiliki pengalaman yang sangat gemilang. Dirinya pernah berhasil meraih 3x piala beruntun di Liga Europa saat menjadi pelatih di Sevilla. Dengan strategi yang ia terapkan membuat Sevilla menang dengan mudah dari musim 2014/15, 2015/16, dan 2016/17 saat itu.

Dapat di pastikan bahwa secara history pengalaman bertanding di pertandingan Liga Europa Unai Emery sangatlah unggul dibangdingkan dengan pelatih asal Chelsea Maurizio Sarri. Di sisi lain terdengar kabar bahwa Mourizio Sarri sendiri sudah tidak bersemangat untuk melakoni pertandingan dengan Arsenal di karenakan pihak Chelsea akan segera memutuskan kontraknya musim depan.

Lionel Messi Akan Mendapatkan Sepatu Emas Ke-6 Nya

Lionel Messi di yakini pada kali ini akan kembali memperoleh penghargaan berupa Sepatu Emas di Eropa pada musim 2018-19 ini. Mesin gol asal Barcelona tersebut berhasil mencatatkan 36 buah gol dari seluruh pertandingan yang telah ia jalani bersama dengan club tercintanya Barcelona.

Di katakan bahwa Lionel Messi lah yang akan berhasil mendapatkan penghargaan sepatu emas bukanlah hanya rumor saja, hal tersebut terjadi di karenakan pesaing terdekatnya Kylian Mbappe hanya berhasil mengumpulkan 33 buah gol setelah ia hanya berhasil mencetak 1 gol pada pertandingan terakhirnya melawan Reims.

Sedangkan pada posisi ke-3 saat ini di isi oleh striker asal Sampdoria, Fabio Quagliarella yang berhasil mengoleksi 26 buah gol, dan masih menyisakan 1 buah pertandingan terakhir pada pekan ini. Tetapi di karenakan perbedaan yang sangat jauh maka hal tersebut menjadi sangat mustahil bagi Fabio untuk bisa mengejar Lionel Messi dalam 1 pertandingan saja.

Hal ini akan membuat Lionel Messi kembali berhasil memenangkan Penghargaan sepatu emas, dan akan menjadi torehan ke-6 nya. Pencapaiaan ke-5 sepatu emas tersebut adalah pada musim ke 2009/10, 2011/12, 2012/13, 2016/17, dan 2017/18. Dengan total raihan tersebut tentunya jarak antara Lionel Messi dan rival abadinya Cristiano Ronaldo semakin jauh, saat ini CR7 hanya berhasil mengoleksi 4 penghargaan sepatu emas aja.

Walaupun sempat mengalami beberapa penurunan dan usia yang sudah tidak muda lagi, tetapi pada musim ini Messi tetaplah menjadi seorang mesin pencetak Gol bagi Barcelona dan bahkan ia tidak tergantikan oleh rekan-rekan muda yang saat ini bersinar dan ia membuktikan hal tersebut dengan pencapaiannya pada musim ini.

Final Europa Merupakan Pertandingan Terakhir Bagi Eden Hazard

Eden Hazard yang saat ini merupakan salah satu penyerang inti dari Chelsea mencoba untuk menolak memberikan kepastian akan pindah kemana ia setelah meninggalkan Chelsea. Walaupun bukanlah sebuah rumor lagi bahwa Eden Hazard akan meninggalkan Chelsea tetapi masih menjadi sebuah misteri bahwa dirinya akan pindah ke club mana.

Beberapa club yang menginginkan jasa dari Eden Hazard adalah seperti Barcelona, Real Madrid, dan Manchester United. Akan tetapi jika seperti yang di prediksikan maka Eden Hazard tentunya akan memilih Real Madrid sebagai tujuannya setelah Chelsea. Berdasarkan berita yang berkembang, terlihat agen dari Eden Hazard sering terbang ke Spanyol untuk melakukan perjalanan bisnis disana.

Sejauh ini kesapakatan antara Eden Hazard dan Real Madrid sepertinya belum mencapai kesepakatan sehingga sang bintang Chelsea tersebut belum memberikan kepastian akan pindah kemana dirinya setelah dari Chelsea.

Eden Hazard juga mengatakan bahwa dirinya saat ini hanya akan fokus terhadap pertandingan terakhirnya dengan tujuan untuk memenangkan Trofi Liga Europa. Pertandingan antara Chelsea melawan Arsenal pada laga final Piala Europa akan di selenggarakan pada hari Kamis (30/05/2019).

Bagi Eden Hazard di penampilannya yang terakhir bersama dengan Chelsea, ia harus bisa memenangkan pertandingan tersebut. Kemenangan di pertandingan tersebut bukan hanya untuk dirinya dan kebanggannya sendiri tetapi itu juga untuk club Chelsea yang sudah lama menampung dirinya selama ini.

Nasib Zidane Setelah Bergabung Dengan Real Madrid Kembali

Kembalinya Zinedine Zidane untuk menjadi pelatih dari Real Madrid merupakan sebuah keputusan yang sangat beresiko tinggi. Saat ini Real Madrid sudah terpuruk sangat dalam dan bahkan semua pemainnya mengalami penurunan mental yang sangat besar. Bahkan di dalam skuat Real Madrid saat ini mereka tidak memiliki seorang penyerang yang bagus.

Dengan membuat keputusan kembali ke Real Madrid, hal tersebut tentunya akan membuat rekor dari Zinedine Zidane sebagai pelatih terbaik dunia akan tercoret. Sebagai salah satu pelatih terbaik Zinedine Zidane berhasil memenangkan 3 kali Trofi Liga Champions secara berturut-turut serta di beri penghargaan pelatih terbaik saat itu.

Walaupun pada awal musim setelah dirinya mengundurkan diri dari Real Madrid dan di gantikan oleh Julen Lopetegui, akhirnya pada akhir musim dirinya kembali lagi ke Real Madrid setelah Presiden dari Real Madrid, Florentino Perez berhasil membujuk dirinya untuk memegang jabatan tersebut kembali.

Di percaya sebagai pahlawan yang akan menyelamatkan Real Madrid dari keterpurukan, hal tersebut bukanlah hal yang mudah di karenakan dirinya harus kembali berbenah para pemain yang sudah kehilangan kemampuan dan ketajaman mereka. Setelah dirinya kembali ke Real Madrid, Zidane harus melewati 11 pertandingan terakhir di La Liga, hasilnya ia berhasil memenangkan 5 laga, 2 laga seri dan 4 laga mengalami kekalahan.

Walaupun demikian Florentino Perez berjanji tidak akan melakukan intervensi apapun terhadap dirinya di karenakan mereka sangat percaya dengan kemampuan dari seorang Zinedine Zidane.

Akhirnya Chelsea Memberikan Jawaban Dari Masa Depan Maurizio Sarri

Selama beberapa pekan terakhir sebelum berakhirnya Premier League 2018/19, nasib dari Maurizio Sarri sepertinya terombang-ambing. Chelsea sebelumnya waktu itu belum jelas apakah mereka akan menggantikan Maurizio Sarri atau tetap mempertahankan dirinya untuk tetap melatih di Stamford Bridge.

Walaupun berhasil mencapai posisi ke-4 di Premier League 2018/19 dan mendapatkan satu tiket untuk bisa bertanding di Liga Champions 2019/20 serta berhasil menjadi juara runner up kedua di Liga Europa 2018/19 tetapi Maurizio Sarri tetap di desak oleh fans untuk mengundurkan diri dari Chelsea.

Tetapi akhirnya nasib dari Maurizio Sarri mendapatkan jawaban dari Chelsea, melalui keterangan yang di dapatkan oleh sumber yang terpercaya, Chelsea mengatakan bahwa mereka tidak akan menahan Maurizio Sarri lagi. Hal itu berarti Chelsea telah memutuskan untuk memberhentikan Maurizio Sarri untuk melatih di club mereka lagi.

Maurizio Sarri sepertinya harus segera untuk menerima tawaran dari club raksasa asal Italia, Juventus. saat ini Juventus sedang mencari seorang pelatih baru di karenakan pelatih mereka Massimiliano Allegri memutuskan untuk berhenti dari Juventus minggu lalu. Di karenakan hal tersebut jalan Maurizio Sarri untuk bisa menempati posisi pelatih di Juventus sangatlah terbuka dengan lebar.

Sepertinya Chelsea juga sudah mempersiapkan pengganti dari Maurizio Sarri, dari beberapa kandidat yang di ketahui, kandidat yang paling kuat untuk menggantikan Maurizio Sarri adalah Frank Lampard. Frank Lampard yang merupakan seorang legenda dari Chelsea sepertinya akan sangat bisa mendobrak kemampuan dari para pemain Chelsea saat ini.

Maurizio Sarri Gerah Dan Marah Terhadap Chelsea

Pelatih Asal Chelsea, Maurizio Sarri tampaknya mulai sangat gerah dengan sikap para petinggi dari Chelsea yang tidak memberikan dirinya sebuah kepastian akan masa depannya bersama dengan Chelsea. Pada akhirnya terdengar sebuah berita bahwa Maurizio Sarri memberikan peringatan terhadap Chelsea bahwa apabila sampai akhir bulan ini ia tetap tidak di berikan kejelasan, maka ia akan segera meninggalkan Chelsea.

Musim lalu bisa di katakan sebagai musim yang baik untuk Chelsea, mereka mengawali awal musim 2018/19 dengan sangat bagus dan gemilang. Chelsea bahkan beberapa kali bisa menempati puncak klasemen sementara di Premier League 2018/19 saat itu. Tetapi akhirnya pada pertengahan musim mereka mengalami penurunan performa.

Sejak mengalami penurunan dalam performa mereka silih berganti turun dan naik di peringkat sementara di Premier League 2018/19, dan bahkan Chelsea sempat menempati posisi ke-6 kala itu. Tetapi pada akhirnya mereka berhasil merebut posisi ke-4 di Premier League 2018/19 dan mengamankan tiket untuk masuk ke Liga Champions 2019/20. Selain itu mereka juga berhasil menjadi Runner Up di Liga Europa 2018/19.

Hasil tersebut sebenarnya sudah sangat baik di bandingkan dengan performa mereka pada musim lalu, tetapi para penggemar Chelsea tetap tidak suka dengan Maurizio Sarri yang menjadi pelatih. Hal tersebutlah yang membuat rumor bahwa dirinya akan segera di depak dari Chelsea saat musim berakhirnya musim ini.

Saat ini Maurizio Sarri sebenarnya sudah mendapatkan tawaran yang mengiurkan dari Club asal Juventus, Tetapi sepertinya ia tetap memilih untuk melatih di Chelsea apabila masih di berikan kesempatan, namun apabila Chelsea sudah tidak menginginkan dirinya lagi maka ia akan segera berangkat untuk pergi ke Turin bersama dengan Juventus di musim depan.

Gareth Bale Rela Hanya Makan Gaji Buta Di Real Madrid

Penyerang asal timnas Wales, Gareth Bale mengatakan bahwa dirinya tidak akan pergi dari Real Madrid dan tetap akan bermain untuk mereka sampai kontrak yang telah di sepakati berakhir. Menurut kabar yang beredar Bale bahkan tidak memperdulikan bahwa dirinya tidak di berikan kesempatan untuk main atau di cadangkan oleh sang pelatih. Yang terpenting bagi Bale adalah gajinya terus di bayarkan dan ia dapat menikmati hidupnya dengan bersantai ria.

Pada laga terakhir La Liga 2018/19 yang di adakan pada hari Minggu (19/05/19), Gareth Bale sama sekali tidak di turunkan oleh Zinedine Zidane walaupun pada akhirnya mereka harus kalah dari Real Betis dengan skor 0-2.

Hubungan Bale dengan Zidane memang sudah sangat buruk semenjak Zidane memutuskan untuk mengundurkan diri pada musim lalu dari Real Madrid. Menurut Zidane sifat dari Bale yang sangat tidak patut di contoh dan ia hanya memberikan para pemain lain contoh yang buruk. Maka dari itu Zidane mengatakan bahwa walaupun apapun yang terjadi ia tidak akan pernah menggunakan Bale di setiap permainan yang akan di lakoninya.

Tetapi hal tersebut bukanlah masalah bagi Gareth Bale, ia bersikeras untuk tetap tidak mau meninggalkan Los Blancos, dan mengatakan bahwa ia akan tetap bertahan di Real Madrid sampai kontraknya yang berdurasi 3 tahun kedepan habis. Tetapi sepertinya hal tersebut akan susah untuk di lakukan di karenakan Real Madrid tengah mencari cara untuk memutuskan Kontrak Bale secara sepihak.

Cristiano Ronaldo Rebut Perhatian Dengan Penghargaan Pemain Terbaik Di Serie A

Salah satu pemain terbaik dunia kembali membuktikan dirinya kembali, setelah bergabung dengan Juventus selama satu musim, Cristiano Ronaldo kembali berhasil mendapatkan penghargaan berupa Pemain Terbaik Di Serie A atau Player Of The Year pada musim pertamanya berada di Liga Italia Serie A.

Cristiano Ronaldo yang di beli dari Real Madrid memang sangat tidak mengecewakan Juventus, dirnya di beli oleh Juventus di awal musim 2018 lalu dan hanya membutuhkan 3 pertandingan saja dirinya sudah bisa beradaptasi dengan permainan di Serie A.

Di awal dua pertandingan awalnya Cristiano Ronaldo belum dapat mencetak satupun gol di Serie A, tetapi setelah itu ia kembali menunjukkan dirinya sebagai seorang penyerang yang handal dan mencetak banyak gol.

Sejauh ini Cristiano Ronaldo berhasil membawa Juventus untuk memenangkan gelar ke-8 kalinya secara berturut-turut dalam memenangkan Serie A. Walaupun dirinya tidak dapat membawa Juventus untuk memenangkan Liga Champions tetapi dirinya membuat banyak contribusi baik di Serie A maupun di Liga lainnya yang di jalani oleh Juventus.

Bermain sebanyak 30 kali di Serie A dengan Juventus, Cristiano Ronaldo berhasil dengan gemilang mencetakkan 21 gol dan 11 assist dalam pertandingan yang sudah di jalaninya. Hal tersebutlah yang membuat dirinya sangat pantas untuk di nobatkan sebagai pemain terbaik di Serie A.

Penghargaan Pemain Terbaik Di Serie A di berikan kepadanya setelah pertandingan mereka melawan Atalanta berakhir. Pemenang lainnya seperti Kiper terbaik di raih oleh Samir Handonovic, Pertahanan terbaik di terima oleh, Kalidou Koulibaly, Midfielder terbaik di raih oleh Sergej Milinkovic Savic, Penyerang terbaik di raih oleh Fabio Quagiliarella, dan pemain muda terbaik di raih oleh Nicolo Zaniolo.

Massimiliano Allegri Secara Resmi Akan Meninggalkan Juventus Musim Depan

Akhirnya rumor dari pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menemui titik terangnya. Sang pelatih yang sudah bergabung dengan Juventus sejak tahun 2014 dan berhasil meraih juara pertama di Serie A selama 4 tahun berturut-turut akhirnya secara resmi mengumumkan bahwa dirinya akan berpisah dengan Juventus di musim panas nanti.

Kepastian hal tersebut juga di umumkan melalui website resmi dari Juventus, Jumat (17/15/2019) kemarin. Dalam keterangan resminya Juventus tidak memberikan alasan apapun perihal kepergian dari Massimiliano Allegri. Tetapi mungkin hal tersebut di karenakan rasa Jenuh yang di hadapi oleh Massimiliano Allegri sehingga ia memutuskan untuk beristirahat sejenak.

Dalam pernyataan di website resmi Juventus, di sebutkan bahwa mereka akan mengadakan Konferensi Pers yang akan di hadiri langsung oleh Presiden Juventus, Andea Agnelli untuk memperjelas permasalahan tersebut kepada media, agar tidak ada isu-isu yang tidak semestinya berkembang.

Tetapi beberapa tetap saja beberapa rumor terus berkembang yang mengatakan bahwa Massimiliano Allegri akan segera pindah ke club asal Prancis, Paris Saint-Germain F.C.

Keinginan akan memenangkan gelar Liga Champions menjadi salah satu rumor yang membuat Massimiliano Allegri ingin meninggalkan Juventus, dirinya merasa bahwa dengan cara pindah ke club yang lebih baik akan bisa membuat dirinya berhasil memenangkan Liga Champions musim depan. Dengan proyek besar-besaran dari PSG di perkirakan untuk bisa memenangkan Liga Champions akan menjadi hal yang mudah untuk di lakukan.

 

Nasib Gonzalo Higuain Sama Dengan Nasib Maurizio Sarri Yang Terombang Ambing

Nasib Gonzalo Higuain di Chelsea sepertinya masih menjadi tanda tanya. Walaupun secara garis besarnya dalam pencapaian Chelsea di posisi ke-4 di Premier League 2018/19 Higuan banyak memberikan kontribusi tetapi sepertinya pihak Chelsea masih ragu untuk mempermanenkan sang pemain tersebut.

Higuain menjalani musim ini dengan sangat rumit, sebelumnya di awal musim Gonzalo Higuain bergabung dengan AC Milan dengan status pinjaman dan di perkirakan akan bermain sampai dengan 2 musim, tetapi sepertinya AC Milan tidak puas dengan kemampuan Gonzalo Higuain yang melempem saat bergabung dengan mereka dan akhirnya mengembalikan dirinya kepada Juventus.

Walaupun menghabiskan dana yang lumayan besar dengan meminjam Gonzalo Higuain , AC Milan rela mengembalikan dirinya agar tidak menghabiskan dana untuk membayar gaji sang pemain. Tetapi sepertinya Higuain beruntung di karenakan pada saat yang bersamaan Chelsea juga memberikan penawaran terhadap dirinya dan kemudian Gonzalo Higuain pun di transfer ke Chelsea dengan status pinjaman.

Sejak bergabung dengan Chelsea, performa Gonzalo Higuain mulai naik dan memberikan banyak assist kepada gol-gol yang di cetak oleh Chelsea. Dalam 14 pertandingan yang di jalani oleh dirinya, ia dapat mencetak 5 buah gol dan 10 assist untuk Chelsea.

Tetapi Chelsea sepertinya masih ragu untuk mempertahankan Higuain di skuadnya, hal tersebut di karenakan dua buah alasan, yang pertama di karenakan Maurizio Sarri dan yang kedua di karenakan Alvaro Morata.

Maurizio Sarri adalah salah satu alasan mengapa Gonzalo Higuain datang ke Chelsea dan kedekatan antara mereka berdua tidak dapat di pungkiri lagi, dan apabila Maurizio Sarri tidak menjadi pelatih Chelsea lagi, mungkin performa dari Higuain akan menurun drastis seperti dirinya saat bergabung dengan AC Milan.

Hal kedua di karenakan bomber Alvaro Morata yang di pinjamkan kepada Atletico Madrid akan segera di pulangkan pada musim depan, Hal ini membuat Chelsea akan mengalami pembengkakan dalam masalah gaji jika terlalu banyak Bomber yang ia memiliki. Jadi salah satu cara untuk menghindari hal tersebut adalah dengan mengembalikan Gonzalo Higuain kepada Juventus.

Maurizio Sarri Ragu Dirinya Dapat Bertahan Di Chelsea

Melihat dari pencapaian dari Chelsea pada musim ini, Manajer dari Chelsea Maurizio Sarri mengatakan bahwa dirinya ragu kalau ia akan tetap di Chelsea atau akan di gantikan oleh pelatih lain pada musim depan. Namun menurut Sarri, dirinya masih ingin tetap berada di Chelsea dan bermain di Stamford Bridge sampai akhir kariernya.

Chelsea melalui awal musim di Premier League dengan sangat cantik, bahkan mereka beberapa sempat menduduki posisi pertama di klasemen sementara Premier League saat itu. Tetapi memasuki pertengahan musim Chelsea terlihat lebih melempem bahkan mereka sempat turun sampai keposisi ke-6 di klasemen sementara Premier League musim ini.

Tetapi pada akhirnya Chelsea berhasil merebut posisi ke-4 di Premier League 2018/19 dan mendapatkan satu tiket untuk bersaing di Liga Champions musim depan. Selain itu club asuhan dari Maurizio Sarri berhasil masuk ke final dari Liga Eropa walupun tidak dapat memenangkan pertandingan tersebut. Mereka juga berhasil menjadi runner up di Carabao Cup, tetapi sepertinya Maurizio Sarri masih tetap berpikir bahwa para petinggi dari Chelsea akan memutuskan kontraknya.

Maurizio Sarri sendiri meragukan bahwa dirinya akan bertahan di Chelsea pada musim depan, banyak rumor yang berkembang serta banyak fans dari Chelsea yang menginginkan dirinya untuk segera meninggalkan Stamford Bridge pada musim depan. Tetapi jika Maurizio Sarri benar keluar dari Chelsea maka akan banyak club yang bersedia menampung dirinya, salah satunya ada Juventus yang sudah beberapa kali memberikan penawaran kepada dirinya untuk bisa melatih disana.

Babak Akhir Premier League, Liverpool Berharap Keajaiban

Memasuki babak akhir di Premier League, Manchester City dan Liverpool akan bertempur dengan sengit untuk bisa mendapatkan gelar juara di Premier League 2018/19. Manchester City dan Liverpool yang saat ini sudah melewati 37 pertandingan hanya terpaut 1 poin saja. Moment terakhir antara Manchester City dan Liverpool untuk bisa merebut gelar juara akan sangatlah nikmat untuk di saksikan.

Menurut pelatih dari Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan bahwa dirinya sangat tegang menghadapi Premier League kali ini. Dalam 3 tahun terakhir ini mereka mulai mendaki ke posisi puncak di Premier League dan ia menyakini bahwa pada musim ini Liverpool akan bisa menyapu bersih semua baik itu Premier League maupun Liga Champions.

Pada pertandingan terakhir mereka, Liverpool akan berhadapan dengan Wolverhampton dan untuk Manchester City akan berhadapan dengan Brighton. Walaupun Wolverhampton merupakan lawan yang keras tetapi bukanlah hal tersebut yang di takuti oleh Liverpool, melainkan kemenangan Manchester Citylah yang di takuti oleh Liverpool.

Jika Manchester City berhasil menang melawan Brighton maka secara otomatis Manchester City lah yang akan menjadi pemenang dalam perebutan gelar juara di Premier League 2018/19. Selisih 1 poin antara Liverpool dan Manchester City akan sangat berdampak besar terhadap kedua club tersebut.

Dalam hal tersebut sepertinya Liverpool hanya bisa berharap dengan keajaiban saja seperti pertandingan mereka melawan Barcelona yang tidak dapat di sangka bahwa mereka bisa membuat Barcelona menyerah dengan berhasil mencetak 4 gol tanpa balas dalam pertandingan Liga Champions tersebut.

Lionel Messi Mati Kuku Karena Liverpool

Lionel Messi telah gagal untuk memamerkan magisnya dimarkas Liverpool. Para pemain dari The Reds berhasil membuat salah satu bintang dari Barcelona itu mati kutu di Anfield pada leg kedua semifinal Liga Champions 2019-2020, Rabu (8 Mei 2019).

Bintang yang berasal dari Argentina itu telah gagal mengulangi performa sekillnya yang gemilang pada saat mengatar Barcelona menang dengan skor 3-0 di Camp Nou pada leg pertama. Pada saat itu, Lionel Messi menyumbangkan sepasang gol, satu diantaranya melalui tendangan bebas yang sangat indah.

Akan tetapi, keahlian messi itu pun lenyap saat bermain di Anfield. Taktik dari Liverpool itu bertujuan untuk memperketat penjagaan terhadap Lionel Messi dan berusaha untuk membuatnya mati kutu. Para pemain The Reds seperti Trent Alexander Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk dan Jordan Henderson bergantian untuk menjaga Lionel Messi, bahkan terkadang dengan cara keroyokan.

Taktik itu sangat ampuh. Messi tidak bisa berbyat banyak. Dia hanya dapat memandang tidak percaya pada saat gawang Barcelona empat kali dibobol oleh Liverpool. The Reds pun menang dengan skor 4-0 sehingga lolos ke babak final dengan agregat 4-3.

Lionel Messi sebenarnya telah lima kali melepaskan tendangan di sepanjang pertandingan, akan tetapi hanya dua kali saja yang mengarah tepat ke gawang Liverpool.

Lionel Messi juga terlihat banyak kehilangan bola. Dia tercatat telah kehilangan bola sebanyak lima kali. Messi juga hanya melakukan dribel sebanyak lima kali dan empat dribel diantaranya sukses.

Statistik Lionel Messi sangat menurun dengan keganasannya di Camp Nou. Selain mencetak dua buah gol, Lionel Messi mencatatkan 13 kali dribel, sembilan diantaranya sukses.

Kegagalan di Anfirld itu juga menambahkan panjang rekor terburuk bagi Lionel Messi pada laga away fase ke 16 besar dan selanjutnya di Liga Champions. Dia tercatat tidak pernah mencetak gol dikandang lawan selepas babak ke 16 besar sejak bulan April 2013 saat melawan Paris Saint Germain.

Jurgen Klopp Terlihat Tenang Saat Liverpool Mengalahkan Newcastle United

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp, terlihat lebih tenang dipinggir lapangan sewaktu teamnya meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Newcastle United pada pekan ke-37 Premier League yang berlangsung di St James’ Park, Minggu ( 5 Mei 2019 ). Pelatih yang berasal dari Jerman itu mengaku tidak merasakan tekanan apapun meskipun teamnya masih bersaing ketat dengan Manchester City untuk menduduki posisi juara Premier League di musim ini.

Virgil van Dijk telah berhasil membawa Liverpool unggul lebih dulu saat menit ke-13. Namun, Christian Atsu membawa Newcastle United untuk menyamakan kedudukan di menit ke-20.

Kemudian pada menit ke-28, Mohamed Salah mencetak gol kedua untuk Liverpool. Gol itu membawa The Reds unggul dengan skor 2-1 sampai berakhirnya babak pertama.

Sayangnya, pada sembilan menit setelah babak kedua dimulai, team tuan rumah mampu untuk menyamakan kedudukan melalui gol yang disumbangkan oleh Salomon Rondon. Akan tetapi, hal itu tidak membuat Liverpool menyerak dan pada akhirnya berhasil untuk mencetak gol kemenangan dari Divock Origi pada menit ke-86.

Jurgen Klopp terlihat memperlihatkan ekspresi yang tenang sepanjang pertandingan melawan Newcastle United. Ketikda ditanya tentang hal itu, pelatih yang berasal dari Jerman itu mengaku memang tidka merasakan ada sedikitpun tekanan dan sangat yakin bahwa teamnya bisa menjadi juara kalau memang sudah ditakdirkan untuk menjadi juara.

“Bagi saya sudah jelas hanya harus membantu anak-anak. Saya tak merasakan tekanan. Kalau kami juara, maka kami akan menjadi juara. Anda tidak bisa merasa tertekan pada saat Anda melakukan yang terbaik,” ujar Jurgen Klopp.

Richarlison Diperebutkan Oleh Ac Milan Dan Manchester United

Ac Milan dan Manchester United (MU) saling bersaing untuk mendapatkan jasa dari winger Everton yang bernama Richarlison. Ac Milan dan Manchester United (MU) siap untuk menebus siu pemain yang berasal dari Everton itu pada musim panas tahun ini.

The Telegraph pun melaporkan bahwa The Red Devils termasuk klub yang juga berminat kepada Richarlisan dikarenakan manajer Ole Gunnar Solskjaer sangat ingin membenah lini tengah di Manchester United (MU).

Richarlison masuk dalam radar Manchester United setelah dia tampil dengan gemilang pada musim perdananya saat di Everton. Pemuda yang berumur 21 tahun itu sudah mendapatkan 13 poin dari 33 penampilannya di Liga Inggris.

Kalau ingin membeli Richarlison, Manchester United (MU) harus menyiapkan dana sebesar 50an juta pound ke atas. Pasalnya, kontrak dari mantan pemain Watford itu baru habis pada empat tahun yang akan datang.

Peminat dari Richarlison juga sangatlah banyak. Sebelum Manchester United (MU), AC Milan dan FC Barcelona juga sangat berminat dengan pemain yang lincah ini.

Richarlison akan disiapkan menjadi pengganti dari Juan Mata. Pemain yang berasal dari Spanyol itu kontraknya baru akan habis pada akhir musim ini dan kemungkinan besar dia tidak akan memperpanjangnya.

Lini tengah Manchester United (MU) akan dirombak oleh Solskjaer pada musim panas nanti. Pasalnya, Manchester United (MU) sangat minim kreativitas. Selain Juan Mata, Ander Herrera dan Fred kemungkinan juga akan pergi pada akhir musim nanti.

Pep Guardiola Mengatakan Kalau Manchester City Harus Wajib Memenangkan 2 Laga Terakhir

Manchester City kembali lagi ke puncak klasemen Premier League setelah mereka meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0 dengan Burnley di Turf Moor, Minggu ( 28 April 2019 ). Manajer The Citizens yang bernama Pep Guardiola menegaskan kepada para pemain bahwa mereka wajib memenangkan dua laga yang masih tersisa untuk memastikan mereka bisa menjadi yang terbaik di musim ini.

Sejak awal menit pertama Manchester City sudah terus menerus menekan pertahanan Burnley. Tetapi, pertahanan yang sangat ketat dari team asuhan Sean Dyche itu membuat Manchester City kewalahan dan baru bisa mencetak gol di babak kedua.

Tepatnya di menit ke-63, Sergio Aguero menyumbangkan satu-satunya gol pada pertandingan itu. Kemenangan itu pun membawa Manchester City kembali menggeser posisi Liverpool FC dari puncak klasemen dengan perolehan selisih satu poin saja.

Manajer Manchester City yang bernama Pep Guardiola pun cukup puas dengan semua penampilan para pemainnya walaupun hanya meraih kemenangan yang tipis atas Burnley. Dominasi yang di perlihatkan The Citizensz pun menjadi bukti teamnya bermain jauh lebih baik lagi dimana Burnley tidak pernah sekalipun menembakkan bola kearah gawang yang dijaga oleh Ederson Moraes ataupun mendapatkan tendangan sudut.

Hanya bermodalkan kemenagan dari Burnley dan kembali lagi ke puncak klasemen, Pep Guardiola pun langsung menegaskan bahwa Manchester City harus berhasil memenangkan dua laga yang masih tersisa, yaitu menghadapi Leicester Citu di laga kandang dan saat akhir musim di kandang Hove Albion dan Bringhton.

Cristiano Ronaldo Rela Juventus Dilatih Oleh Guardiola Demi Liga Champions

Juventus FC saat ini masih belum juga mampu untuk menjuarai Liga Champions di musim ini. Mereka diusir oleh Ajax Amsterdam dari pertandingan perempat final, sekuad Juventus tidak berdaya saat itu menghadapi permainan dari Ajax Amsterdam yang sangat berapi-api.

Kegagalan itu pun membuat posisi Massimiliano Allegri selaku pelatih Juventus mulai terancam. Meskipun dirinya sukses membawa Juventus untuk mencapai dua final, Massimiliano Allegri masih belum juga bisa mempersembahkan trofi itu.

Kegagalan itu dikabarkan mendorong pimpinan dari Juventus untuk segera menemukan pelatih baru yang siap untuk membawa Juventus meraih trofi di Liga Champions. Mencari seorang pelatih yang lebih hebat lagi daripada Massimiliano Allegri itu tidak mudah, dan karena hal itulah tiba-tiba muncul nama dari Pep Guardiola.

Harapan di Liga Champions, Hasrat Juventus untuk menjuarai Liga Champions bisa dibilang sangat besar. Mereka sampai mendatangkan Cristiano Ronaldo hanya untuk Liga Champions, akan tetapi Cristiano Ronaldo masih belum cukup, Juventus memerlukan sentuhan-sentuhan yang lainnya.

Cristiano Ronaldo sendiri memang terbukti ampuh, dia hanya seorang diri membantu Juventus untuk bisa mencapai perempat final melalui hattricknya ke gawang Atletico Madrid. Akan tetapi, sepak bola adalah sebuah permainan team. Sehebat apapun Cristiano Ronaldo, Juventus masih tetap memerlukan sentuhan yang lainnya.

Kehadiran Cristiano Ronaldo sudah mendongkrak performa Juventus secara keseluruhan. Sekarang Juventus sudah mempunyai satu pemain bintang yang dapat menjadikan mereka pembeda, mereka hanya perlu menemukan taktik baru yang lebih tepat lagi.

Kecepatan Lari Mbappe Mengimbangi Usain Bolt

Paris Saint German ( PSG ) telah memastikan diri sebagai juara di Liga Prancis pada musim ini. Akan tetapi, hal itu tak membuat para pemain seperti Les Parisiens, Kylian Mbappe berhenti untuk berkreasi. Sebaliknya, Kulian Mbappe malah tampil kesetanan pada saat Paris Saint German ( PSG ) bertemu dengan AS Monaco, dini hari tadi.

Pada duel itu, Kylian Mbappe tak hanya sukses mencetak gol hattrick untuk membawa Paris Saint German ( PSG ) menang dengan skor 3-1 atas AS Monaco. Pemain dari timnas Prancis itu juga sudah membuat para penonton terkagum-kagum dengan dirinya dari aksi solo run super cepat yang dia lakukan saat menyambut umpan dari Diaby pada menit ke 15.

Aksinya itu pun ditutup dengan sempurna berkat tendangan yang mengarah langsung ke pojok tiang gawang lawan.

Kylian Mbappe berlari dengan jarak sejauh 30 meter untuk mencetak gol pembuka itu. Kecepatan dari pemain yang berumur 20 tahun itu diduga sudah mencapai 38 km perjam. Dan itu dikatakan telah mengalahkan rekor yang sebelumnya di ciptakan oleh pemain dari Manchester City yang bermama Lerov Sane, dengan kecapatan 35,5 km perjam.

Sebagai sebuah perbandingan, pelari yang berasal dari Jamaika, Usain Bolt, sebelumnya hanya mencapai kecepatan rata-rata 37,58 km perjam pada saat menjadi juara dunia yang di selenggarakan di Berlin, Jerman pada tahun 2009 yang lalu. Pada saat itu, dinomor sprinter Usain Bolt menempuh jarak sejauh 100 meter hanya dalam jangka waktu 9,58 detik saja.

Akan tetapi, perbandingan ini memerlukan sebuah perhitungan yang lebih detail lagi dan memperhitungkan jarak yang di tempuh oleh masing-masing individu. Hanya saja, aksi dari Kylian Mbappe bersama Paris Saint German ( PSG ) semakin melambungkan namanya menjelang bursa transfer pada musim panas ini.

Kylian Mbappe sendiri tidak hanya cepat, mantan pemain dari AS Monaco itu juga terkenal dengan ketajamannya. Pada musim ini, Kylian Mbappe sudah mengemas 30 gol bersama dengan Paris Saint German ( PSG ) dan memimpin klasemen top score League 1. Gelar Sepatu Emas pun sudah di depan mata, teringat rival terdekatnya yang terpaut 11 gol dari Kylian Mbappe.

Kehebatan dari Kylian Mbappe juga sudah menarik perhatian dari klub-klub elite di Eropa. Real Madrid juga merupakan salah satu klub yang di kabarkan sangat menginginkan jasa dari pemain muda itu.

Kehadiran dari Zinedine Zidane sebagai pelatih dari Los Blancos juga di anggap sebagai kartu truf untuk mendapatkan tanda tangan Kylian Mbappe. Apalagi keduanya dikatakan sama-sama berasal dari Prancis.

Meskipun dinyatakan senang bermain bersama Paris Saint German ( PSG ), tantangan untuk bermain di liga lain yang lebih kompetitif itu menjadi godaan yang sangat besar untuk Kylian Mbappe.

Solksjaer Buka Suara Saat Manchester United Dikritik Tetang Kinerja Di Bursa Transfer

Beberapa musim belakangan ini, Manajemen Manchester United ( MU ) dikritik terkait tentang kinerja saat di bursa transfer. Terkait kritikan tersebut, Manajer Manchester United ( MU ) yang bernama Ole Gunnar Solskjaer mencoba untuk berpikir bijak saat menyikapinya.

Manchester United ( MU ) sering mendapatkan kritikan terkait dengan aktivitas mereka di jendela transfer pemain. Petinggi Manchester United ( MU ) yang bernaa Ed Woodward adalah bagian dari pihak yang sering menjadi sasaran utama kritik tersebut.

Bahkan pada saat musim panas tahun lalu, Jose Mourinho yang saat itu masih menjadi manajer Manchester United ( MU ) secara terbuka memberitahukan kekecewaannya. Pasalnya, dia telah gagal untuk mendapatkan pemain incarannya.

Kegagalan Manchester Untied ( MU ) untuk membeli pemain yang diinginkan Jose Mourinho akhirnya membuahkan hasil yang buruk. Setan Merah pun tampil angin-anginan diparuh pertama musim ini.

Hasilnya, Mourinho pun kemudian menjadi korban kritikan. Dia juga dipecat dari manajemen Manchester United ( MU ) pada pertengahan bulan Desember 2018 dan langsung di gantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer.

” Saya sudah tahu kalau ada banyak kritikan, tetapi saya tak tahu apakah semua orang yang mengkritik itu tahu apa yang sebenarnya sudah terjadi,” ujar Ole Gunnar Solskjaer.

Sekarang, Solskjaer yang telah berstatus sebagai manajer tetap di Manchester United memastikan bahwa Setan Merah akan bekerja lebih keras lagi untuk mendatangkan pemain bintang terbaik yang mereka incar di musim panas yang akan datang.

” Kami mempunyai akses untuk terus memantau keseluruhan pemain terbaik yang ada di planet ini. Kami akan merekrut salah satu pemain yang kami rasa cocok. Contohnya, kepribadiannya yang bijaksana, kualitasnya yang bagus, harganya yang terbilang bersahabat dan prospek ke depan bersama dengan Manchester United ( MU ),” ujar Solskjaer.

” Saya tetap yakin kalau kami dapat melakukan cara yang tepat untuk bisa mendatangkan pemain yang lebih hebat,” ujar manajer yang berasal dari Norwegia tersebut.

Moh Salah Berhasil Cetak Gol Indah Kontra Chelsea

Mohamed Salah berhasil mencetak gol yang sangat indah kala berhadapan dengan Chelsea pada Minggu 14/4 kemarin, ya, Moh Salah berhasil melesatkan tembakan melengkung yang indah pada laga tersebut. Seusai pertandingan, Salah lantas membeberkan rahasia gol indahnya tersebut.

Gol yang dibuat Salah itu terjadi di menit ke 53, gol itu sekaligus menjadi gol yang membawa kemenangan pada laga tersebut. Sebelumnya, Sadio Mane-lah yang berhasil mencatatkan nama di papan skor.

Apa yang sudah ditunjukkan Salah memang sangat indah dan mempesona, namun satu hal yang perlu diingat, kemenangan tersebut membuat Liverpool semakin dekat dengan gelar juara Premier League musim ini.

Salah lantas membocorkan rahasia dari gol indah yang dibuatnya. Menurutnya, instingnya lah yang berbicara sehingga bisa membuat gol spektakuler semacam itu.

“Saya tidak pernah berfikir dapat mencetak gol seperti ini. Gol ini sangat tidak biasa. Saya menembakkan bola menggunakan sisi kaki bagian dalam,” buka Moh Salah seperti dilansir SkySports.

“Tapi jarak saya mengambil tendangan sangat jauh, saya perlu sedikit tambahan tenaga, cukup beruntung rasanya bola bisa masuk dan menyentuh jaring gawang.”

“Meski indah, tapi itu bukan yang terbaik dari saya. Kalau diminta untuk memilih, maka gol ketika melawan Everton adalah gol favorit saya.”

Berkat gol tersebut, Moh Salah mendapatkan penghargaan FIFA Puskas Award 2018. Sayangnya publik kurang setuju dengan raihan itu, pasalnya Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale pernah membuat tendangan yang sama seperti yang dibuat oleh Salah.

Hukuman Berat Karena Menghina Wasit

Diego Costa merupakan pemain penyerang milik Atletico, baru-baru ini di berikan sangsi yang cukup berat, yakni tidak dapat mengikuti depalan pertandingan kedepannya, sangsi tersebut di berikan karena Diego berkata kasar atau menghina wasit.

Setelah menghina wasit, Diego langsung di kasih kartu merah oleh wasit dan di keluarkan dari lapangan pertandingan, penghinaan tersebut di lontarkan pada saat melawan Barcelona di La liga Spanyol. kesialan ini bisa di bilang berlipat, karena sudah mendapatkan kartu merah tim yang di bela juga kalah dengan skor 0-2 dari Barcelona. DI dalam laporan pertandingan wasit yang memberikan kartu merah kepada Diego Costa mengatakan kalau pemain Insternasional Spanyol mengatakan kata yang menghina Ibunya.

Diego Simeone yang merupakan pelatih Atletico juga mengemukakan pendapat atas kejadian tersebut. Ia sempat menanyakan apa yang di katakan penyerang nya kepadanya sehingga ia memberikan kartu merah kepadanya, dan wasit tersebut juga mengatakan hal yang sama dengan yang di ungkapkan sebelumnya.

Setelah insiden tersebut, Diego Costa terlihat menangis di ruang ganti, ia merasa sangat menyesal karena perkataan yang di keluarkan nya kepada wasit, itu merupakan emosi sesaat yang menghancurkan nya.

La liga Spanyol sampai saat ini hanya tersisa sebanyak 7 pertandingan lagi, ini berarti Diego Costa akan absen sampai dengan akhir musim, namun terkait hal ini Diego Costa bisa saja mengajukan banding untuk mengurangi hukuman nya.

Jadi Mesin Gol AC Milan, Gattuso Tantang Piatek Pecahkan Rekor Ronaldo

Agenbolakaki.org – Ketajaman striker baru AC Milan, Krzysztof Piatek dilini depan tak perlu diragukan lagi. Striker berusia 23 tahun tersebut berhasil menorehkan 21 gol pada Serie A 2018/19 sekaligus mencatatkan namanya sebagai top skor sementara bersama dengan striker Sampdoria, Fabio Quagliarella.

Dengan performa menjanjikan dan seringnya mencetak gol, performa Piatek tentu membuat sang pelatih, Genarro Gattuso merasa senang. Untuk memicu Piatek agar bisa terus mengasah ketajamannya tersebut, Gattuso lantas melayangkan tantangan kepada anak asuhnya tersebut untuk memecahkan rekor yang selama ini masih dipegang oleh legenda Brazil, Ronaldo Luis Nazario de Lima.

Sebagaimana diketahui, Ronaldo sampai saat ini masih tercatat sebagai pemain asing yang berhasil mencetak 25 gol dalam musim debutnya ketika didatangkan Inter Milan pada 1997. Melihat hal tersebut, Piatek tentu memiliki kans besar untuk memecahkan rekor yang selama ini dipegang oleh mantan bintang Real Madrid tersebut mengingat sejauh ini AC Milan masih memiliki sisa 7 pertandingan dan hanya terpaut 4 gol saja.

Tantangan Gattuso tentu bukannya tanpa alasan, selain untuk memicu Piatek menjadi semakin tajam, masa depan AC Milan tentu semakin cerah jika sang striker bisa terus berkembang terutama dalam hal mencetak gol,”Saya senang melihat dia (Piatek) mencetak gol sangat banyak. Namun saya berharap dia bisa memecahkan rekor yang selama ini dipegang oleh Ronaldo dan saya yakin dia bisa melakukannya.”kata Gattuso.

Zidane:Benzema Pemain Penting Real Madrid!!

Agenbolakaki.org – Sebagai salah satu striker top Eropa, Karim Benzema kembali berhasil membuktikan kualitasnya belum habis dengan menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid saat mengalahkan Eibar di Santiago Bernabeu dengan skor 2-1, Sabtu (06/04/2019) malam wib kemarin.

Meski lebih diunggulkan pada laga tersebut, nyatanya Eibar berhasil memberi kejutan dengan unggul 1 gol lebih dulu pada babak pertama lewat gol yang dicetak oleh Marc Cardona Rovira pada menit ke-39. Madrid sendiri baru berhasil mencetak gol dan memastikan kemenangan dibabak kedua lewat gol yang dicetak oleh Benzema pada menit ke-59 dan menit ke-81.

Performa apik yang ditampilkan oleh Benzema pada laga tersebut lantas mendapat pujian dari Zinedine Zidane. Bahkan Zidane mengatakan performa yang ditunjukkan Benzema dilaga tersebut sebagai pembuktian dirinya kepada fans yang selama ini meragukan kualitas striker berusia 31 tahun tersebut.

Selain itu, Zidane juga mengatakan jika Benzema selalu menjadi pemain penting bagi skuad Real Madrid terutama untuk saat ini,”Benzema selalu menjadi pemain penting didalam tim dan kami sangat membutuhkan gol-golnya untuk meraih kemenangan disetiap pertandingan yang kami jalani”kata Zidane.

“Dengan kemenangan kami atas Eibar, ini menjadi pembuktian dari Benzema kepada semua orang jika dirinya masih bisa diandalkan dan dia belum habis. Semua pemain juga sangat bagus karena mampu bereaksi dengan baik untuk mengincar kemenangan sehingga kami mampu memperlihatkan kembali permainan yang lebih baik disetiap pertandingan.”lanjutnya.

Puyol Sebut Neymar Membuat Kesalahan Besar Saat Tinggalkan Barca

Agenbolakaki.org – Nama besar Neymar da Silva memang masih terus menjadi perbincangan banyak orang terlebih sang pemain sering dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa yang tertarik untuk mendatangkannya. Meski demikian, selama hampir dua musim berseragam Paris Saint-Germain, pemain Brazil tidak mampu mendapatkan prestasi yang luar biasa.

Sebagaimana diketahui, Kepindahan Neymar ke PSG sempat membuat heboh mengingat selama berseragam Barcelona, sang pemain terus menjadi trio andalan Blaugrana dilini depan bersama Luis Suarez dan Lionel Messi. Namun legenda sekaligus mantan kapten Barcelona, Carles Puyol memiliki pendapat berbeda soal keputusan Neymar.

Puyol melihat keputusan Neymar meninggalkan Camp Nou sebagai kesalahan terbesar yang pernah dilakukan oleh striker timnas Brazil tersebut. Meski Neymar terus menampilkan performa luar biasa dan mencetak banyak gol bersama PSG, Puyol menilai prestasi tersebut masih tergolong biasa saja untuk pemain sekelas Neymar yang sejatinya pernah membuktikan diri di level internasional.

Bersama PSG, Neymar hanya mampu tampil hingga babak 16 besar Liga Champions saja dan sering mendapatkan cedera yang membuatnya harus keluar masuk ruang medis. Akan tetapi Puyol mengatakan jika hal ini hanya pendapat darinya saja dan dirinya menghormati keputusan yang telah diambil oleh striker berusia 27 tahun tersebut.

“Neymar adalah pemain hebat dan bertalenta karena dia sudah membuktikannya kepada dunia. Saya menyayangkan sekali keputusannya untuk hijrah ke klub lain karena selama hampir dua musim terakhir dia tidak mampu meraih prestasi luar biasa. Namun saya menghormati keputusannya dan setiap keputusan yang diambil olehnya tentu memiliki alasan tersendiri.”kata Puyol.

Tiga Klub Raksasa Eropa Siap Rekrut Coutinho Dari Barcelona

Agenbolakaki.org – Salah satu bintang milik Barcelona, Philippe Coutinho diprediksikan akan segera berganti klub pada bursa transfer musim panas 2019 ini setelah sulitnya pemain asal Brazil tersebut untuk bisa menembus skuad utama Blaugrana sejak didatangkan pada 2018 lalu.

Padahal sebelumnya nama Coutinho cukup dikenal dan banyak dilirik oleh sejumlah klub Eropa ketika sang pemain masih berseragam Liverpool. Kondisi ini diyakini membuat gelandang berusia 26 tahun tersebut menjadi frustasi dan bakal menerima pinangan klub lain demi mendapatkan kesempatan bermain dan masuk ke dalam skuad utama.

Meski jarang bermain untuk Barcelona, nyatanya masih ada tiga klub raksasa Eropa yang tengah memantau situasi Coutinho di Barcelona. Ketiga klub tersebut adalah Manchester United, Chelsea dan Paris Saint-Germain yang dikabarkan tertarik untuk merekrut Coutinho dari Barcelona pada musim panas 2019 ini.

Namun untuk mendapatkan Coutinho tentu tidak akan mudah mengingat Blaugrana pastinya bakal mematok harga tinggi demi mendapatkan dana segar dari penjualan sang pemain. Disisi lain antara ketiga klub tersebut, Chelsea paling tidak mungkin bisa menggaet Coutinho karena klub raksasa asal London masih menjalani hukuman larangan belanja pemain karena melanggar peraturan EUFA.

Hal ini membuat Manchester United dan Paris Saint-Germain menjadi klub terdepan yang kemungkinan besar bisa mengamankan jasa Coutinho. Kepergian Ander Herrera ke PSG tentu membuat Setan Merah bakal getol untuk bisa mendapatkan tanda tangan pemain timnas Brazil tersebut untuk dijadikan sebagai pemain tambahan dalam menjalani kompetisi musim depan.

Hasil Pertandingan Liga Italia, AS Roma Kalah 1-4 Dari Napoli

Agenbolakaki.org – Menjamu Napoli pada laga lanjutan Serie A 2018/19, AS Roma harus mengakui kehebatan tim tamu setelah dikalahkan dengan skor 1-4 di Stadio Olimpico, Minggu (31/03/2019) malam wib kemarin. Satu-satunya gol yang berhasil dicetak oleh Roma juga hasil buah hadiah penalti.

Meski tampil sebagai tim tamu, Napoli terlihat mampu mengembangkan permainan mereka tanpa sedikitpun terlihat malu-malu dalam melancarkan serangan. Bahkan skuad besutan Carlo Ancelotti tersebut mampu menerobos barisan pertahanan AS Roma dan mencetak gol pada menit ke-2 permainan lewat Arkadiusz Milik. Skor menjadi 1-0.

Gol cepat membuat Napoli semakin percaya diri dan mampu memberi tekanan terus menerus ke daerah pertahanan AS Roma. Meski demikian, Roma yang tampil di depan pendukung sendiri mampu bermain cukup baik dan berhasil menyamakan kedudukan jelang akhir babak pertama melalui tendangan penalti yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Diego Perotti dan membuat skor menjadi 1-1 di akhir babak pertama.

Dibabak kedua, Napoli kembali berhasil tampil lebih baik dalam hal penguasaan bola dan mampu melancarkan serangan langsung ke daerah pertahanan AS Roma. Terbukti pada menit ke-50 pertandingan, Napoli berhasil mencetak gol lewat Dries Mertens lewat tembakan kaki kiri jarak dekatnya dan membuat skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Napoli.

Namun lima menit berselang, Napoli kembali berhasil menjebol gawang Robin Olsen untuk yang ketiga kalinya kali ini melalui tembakan kaki kiri yang dilepaskan oleh Simeone Verdi dan membuat skor menjadi 3-1 untuk keunggulan tim tamu.

Seakan tak cukup sampai disana, Napoli kembali merobek gawang AS Roma melalui Amin Younes pada menit ke-81 pertandingan dan menjadi gol terakhir dilaga tersebut. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Napoli.

Jadi Tulang Punggung Chelsea, Drogba Salut Dengan Hazard

Agenbolakaki.org – Nama Eden Hazard tentu sudah menjadi salah satu pilar penting dan berharga bagi Chelsea selama tujuh musim terakhir sang pemain berseragam The Blues. Bahkan performa kapten timnas Belgia tersebut membuat salah satu legenda Chelsea, Didier Drogba merasa terkesan dengan perkembangan sang Hazard.

Sebagaimana diketahui, Hazard sendiri sejatinya bukanlah seorang striker murni, akan tetapi kemampuan winger berusia 28 tahun tersebut dalam hal mencetak gol tidak kalah tajam dengan para striker yang ada didalam skuad Chelsea. Bahkan gol-gol yang dicetak oleh Hazard cukup krusial dan membantu membawa The Blues meraih kemenangan penuh lewat gol yang dilesatkan olehnya.

Melihat performa tersebut, Drogba lantas mengaku sangat terkesan dengan peranan penting Hazard yang mampu memikul tanggung jawab dipunggungnya,”(Eden) Hazard mampu menunjukkan dirinya sebagai pemain penting didalam tim dan berhasil menjadi seorang pemain yang makin tajam meski dirinya bukan seorang striker murni.”kata Drogba.

“Ini sangat bagus ketika seorang pemain mampu menjadi lebih tajam dan efisien dengan bertambahnya usia. Pengalaman membuantya mampu menjadi seorang pemimpin tim dan membawa tim dipundaknya sebagai tanggung jawab. Keinginannya untuk meraih kemenangan membuat rekan setimnya termotivasi tampil terbaik disetiap pertandingan dan itu sangat baik.”lanjut Drogba.

Pernyataan Drogba tentu bukan tanpa alasan mengingat sepanjang kompetisi musim 2018/19 ini saja, Hazard mampu menorehkan 13 gol dan 11 assist untuk Chelsea dari 29 penampilannya di Premier League. Bahkan berkat performa impresif tersebut, Nama Hazard belakangan disebut-sebut masuk kedalam daftar transfer klub raksasa Spanyol, Real Madrid.

Madrid Siap Jadikan Kroos Sebagai Tumbal Datangkan Pogba

Agenbolakaki.org – Meski mampu menampilkan performa yang menjanjikan, kabarnya Manchester United sudah memiliki nama pemain yang siap di rekrut pada musim panas 2019 ini. Pemain tersebut adalah salah satu bintang Real Madrid, Toni Kroos yang diklaim berpeluang besar angkat kaki dari Santiago Bernabeu.

Kroos dinilai bakal bersedia menerima pinangan Setan Merah mengingat strategi permainan United dibawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang menggunakan pola 4-3-3 dan kemampuan Kroos tentu sangat dibutuhkan pada strategi permainan tersebut. Kroos sendiri juga merupakan salah satu gelandang yang mampu melepaskan assist bagus untuk rekan setimnya.

Meski demikian, Madrid tampaknya tidak akan tinggal diam dengan merelakan gelandang asal Jerman tersebut pergi begitu saja. Kabarnya Los Blancos bakal menggunakan kesempatan ini untuk mendatangkan megabintang Manchester United, Paul Pogba dengan merelakan kepergian Toni Kroos ke Old Trafford.

Sebagaimana diketahui, Zinedine Zidane yang kembali menukangi Real Madrid sangat mengagumi kemampuan Pogba dalam mengolah sikulit bundar. Pertukaran pemain antara Kroos dengan Pogba bisa dikatakan mungkin terjadi mengingat Zidane dan Pogba sama-sama berasal dari negara Prancis. Andai bergabung, Pogba tentu akan menjadi pemain andalan Zidane dilini tengah Madrid menghadapi kompetisi musim depan.

Selain mencoba mendatangkan Pogba, Madrid juga diketahui telah memasukkan nama gelandang Sporting Lisbon, Bruno Fernandes dalam list belanja mereka di musim panas 2019 ini. Ketertarikan Madrid dengan Fernandes bukan tanpa sebab mengingat sang pemain berhasil tampil impresif pada musim ini dengan mengoleksi 24 gol dan 14 assist dari 43 penampilannya.

Prancis Menghajar Islandia Dengan Skor Telak

Prancis kembali unggul saat melawan Islandia dalam pertandingan Matchday kedua di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Pada pertandingan yang di selenggarakan di Stade De France, Senin (25/03/2019) waktu setempat Prancis berhasil menang telak dengan skor 4-0.

Prancis memulai permainan dengan agresif dan langsung tampil menyerang pada awal permainan, hasilnya mereka berhasil mencetak gol pada saat laga baru berjalan 12 menit. Gol tersebut di cetak lewat sundulan dari Umtiti yang langsung mengarah ke kiri gawang dan gagal di antisipasi oleh kiper Islandia.

Setelah kebobolan 1 gol, hal tersebut membuat para pemain Islandia lebih menfokuskan pertahanan mereka. Prancis yang telah unggul 1 gol mencoba untuk memperlebar jarak tetapi sepertinya pertahanan dari Islandia menjadi sangat ketat dan membuat Prancis tidak dapat menambahkan skor lagi di babak pertama. Hasil 1-0 tetap bertahan sampai akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Islandia sedikit tampil dengan gaya menyerang, tetapi sepertinya bukan gol yang mereka tetapi malah mereka kebobolan dan menambah gol dari Prancis. Pada menit ke-68 giliran Giroud yang berhasil mencetakkan gol kegawang Islandia.

Setelah kebobolan 2 buah gol hal itu membuat konsentrasi dari Islandia semakin buyar di lapangan, tentunya hal tersebut di manfaatkan oleh Prancis yang kembali berhasil mencetak gol di menit ke-78 lewat bintang muda mereka Mbappe. Setelah itu hanya berselang 5 menit Griezmann kembali berhasil mencetak gol penutup bagi Prancis, kedudukan 4-0 tidak berubah lagi sampai akhir pertandingan.

Hasil Pertandingan Portugal vs Ukraina : Portugal Di tahan Imbang

Permulaan pertandingan di kualifikasi piala Eropa 2020 sepertinya tidak berjalan dengan mulus bagi kesebelasan Portugal. Pada saat itu Portugal menjamu Ukraina di Stadium Estadio Da Luz, Sabtu (23/03/2019) Dini hari WIB. tetapi Portugal tidak bisa mendapat kemenangan dalam pertandingan tersebut walaupun bermain di depan supporter sendiri.

Ukraina berhasil menahan imbang Portugal dalam laga tersebut dengan skor sama mata atau 0-0. Tentunya hal ini membuat sang pelatih Fernando Santos sedikit kesal dengan hasil tersebut. Ini juga merupakan laga International bagi Cristiano Ronaldo setelah sebelumnya Portugal mengalami kegagalan dalam ajang Piala Dunia 2018 kemarin.

Walaupun penampilan Cristiano Ronaldo dapat di katakan sangat mengesankan dalam pertandingan melawan Ukraina tetapi sepertinya kiper dari Ukraina, Andriy Pyatov yang pantas mendapatkan gelar Man Of The Match dalam pertandingan tersebut, bukan tanpa alasan gelar tersebut di berikan kepadanya.

Andriy Pyatov berhasil menyelamatkan gawangnya dari tendangan langsung sebanyak 8x dan hal itu membuat para pemain Portugal kehilangan akal dalam menghasilkan gol pada pertandingan tersebut.

Portugal yang tampil dengan penguasaan bola yang mencapai 63% membuat mereka terus berada di atas angin tetapi hal tersebut tidak membuat mereka bisa menghasilkan satupun gol di karenakan pertahanan dari Ukraina yang sangat rapat serta kiper yang sangat sigap dalam mengantisipasi tendang demi tendangan yang di arahkan kegawangnya.

Selanjutnya pada matchday kedua Portugal akan menjadi tuan rumah kembali dan menjamu Serbia pada tanggal 26 Maret 2019.

Belanda Dengan Mudah Mengalahkan Belarusia Dengan Skor 4-0

Timnas Belanda berhasil mencatatkan rekor yang bagus pada match pertama di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Belanda yang menjadi tuan rumah dalam pertandingan melawan Belarusia berhasil menang dengan telak dengan skor 4-0. Pertandingan ini merupakan pertandingan Matchday Pertama di Grup C yang di adakan di Feijenoord Stadion, Jumat (22/03/2019) waktu wib.

Yang menjadi bintang dalam pertandingan Timnas Belanda pada pertandingan ini adalah Memphis Depay yang berhasil dengan sukses mencetak 2 buah untuk Timnas Belanda. Sedangkan 2 gol lainnya di cetak oleh Georginio Wijnaldum dan Virgil Van Dijk. Selain itu pemain Belanda Depay juga berhasil menyumbangkan 2 buah assist yang di konversi menjadi gol yang sangat bagus dalam pertandingan tersebut.

Dengan kemenangan ini Belanda berhasil menempati posisi pertama, sedangkan untuk posisi kedua di tempati oleh Irlandia Utara yang berhasil dengan manis mengalahkan Estonia dengan skor 2-0 pada pertandingan tersebut dan sementara tempat ketiga di tempati oleh Estonia.

Dengan kemenangan ini Belanda sepertinya akan memiliki posisi yang aman dalam persaingan di Grup C, Saat ini Grup C hanya di huni oleh 5 negara saja yang diantara semuanya hanya terdapat 2 buah tim papan atas yaitu Belanda dan Jerman dan yang akan menjadi saingan dari Timnas Belanda hanyalah Jerman saja. Timnas Belanda selanjutnya akan bertamu ke Jerman dalam pertandingan Matchday Kedua yang akan di selenggarakan pada tanggal 25 Maret 2019.

Arsenal Bersinar Di Bawah Manager Unai Emery

Arsenal akhirnya di bawa menuju ke era yang baru di bawah tangan dari Manager baru mereka, Unai Emery. Di tangan Unai Emery mereka berhasil keluar dari masa kelam mereka dan pada saat ini menduduki posisi ke-4 klasemen sementara di Premier League 2018/19. Masa kelam di lewati bukan tanpa perjuangan tetapi sang manager dengan mudah melewati hal tersebut dengan para anak asuhnya.

Pada musim yang lalu Arsenal hanya berhasil finish di Premier League 2017-2018 dengan posisi ke-6 dan bahkan dalam musim tersebut mereka mendapatkan masa yang sangat kelam dan pernah jatuh sampai posisi ke-9 dan akhirnya finish ke posisi ke-6 dengan perjuangan yang sangat susah. Padahal sebelumnya Arsenal merupakan club yang sangat besar dengan kemampuan yang sangat bagus dalam Premier League tetapi sepertinya mereka mulai jatuh dari musim ke musim.

Barulah pada musim ini, Arsenal akhirnya berhasil kembali bangkit di tangan Unai Emery. Di bawah asuhan dari Unai Emery sepertinya Arsenal sangat mudah untuk mendapatkan posisi ke-4 klasement sementara. Serangkaian hasil positif berhasil di capai oleh dirinya.

Strategi yang di lakukan oleh Emery bisa membuat Arsenal dengan mudah menutupi kelemahan mereka dan serta membuat para anak asuhnya mudah dalam mencetak gol, tentunya hal tersebutlah yang membuat Arsenal semakin bersinar di Premier League kali ini.

Barcelona Taklukan Real Betis Dengan Skor 4-1

Kemenangan kembali berhasil di raih oleh Barcelona saat mereka bertamu ke kandang dari Real Betis. Pertandingan ini merupakan pertandingan lanjutan pekan ke-28 La Liga Musim 2018/19, dan di adakan pada hari senin (18/03/2019) dini hari wib. Dalam pertandingan tersebut Barcelona berhasil mencetak 4 buah gol, diantara ketiga gol tersebut di cetak oleh Lionel Messi yang merupakan captain dari Barcelona sendiri.

Lionel Messi berhasil selalu menjadi pemain yang membawa peran penting dalam setiap pertandingan yang dijalankan oleh Barcelona. Pemain yang berasal dari Argentina tersebut sudah bermain dengan Barcelona sejak dia berada kecil sampai saat ini. Lionel Messi berhasil mencetak gol pertamanya di menit 18 lewat tendangan bebas yang didapatkannya.

Pertandingan yang berjalan dengan penguasaan bola lebih banyak di Barcelona membuat mereka menguasai pertandingan dengan mudah, dan sebelum menutup babak pertama habis Lionel Messi kembali berhasil mencetak gol keduanya di menit 45+2. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 2-0 dari Barcelona.

Memasuki babak kedua, Barcelona tetap berada di atas angin, pada menit ke-63 kali ini giliran dari Suarez yang berhasil mendapatkan kesempatan untuk mencetakkan gol ke gawang dari Real Betis. Real Betis pun tetap berusaha memberikan perlawanan walaupun mereka lebih banyak bertahan dalam pertandingan tersebut.

Di menit ke-82 Real Betis berhasil memanfaatkan counter dan melakukan serangan cepat dan akhirnya berhasil mencetak 1 gol lewat Loren Moron. Tetapi tidak membutuhkan waktu yang lama Barcelona kembali unggul lewat gol terakhir dari Lionel Messi di menit ke85. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Barcelona.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola Tidak Akan Menggangap Remeh Tottenham Hotspur

Pelatih dari Manchester City, Pep Guardiola tak akan menggangap remeh calon lawan mereka yang akan di temui di babak delapan besar Final Liga Champions nanti. Tim yang akan menjadi lawan dari Manchester City adalah Tottenham Hotspur.

Dalam pengundian yang telah di laksanakan pada hari jumat (15/03/2019), Manchester City sudah di pastikan akan melawan Tottenhan Hotspur. Pertandingan ini tetap di adakan selama dua Leg, pada Leg pertama Manchester City yang akan bertamu ke kandang dari Tottenham Hotspur dan setelah itu pada Leg kedua barulah Manchester City yang akan menjadi tuan rumahnya.

Undian yang telah sah di lakukan oleh para petinggi dari Liga Champions juga melakukan pengundian sampai dengan partai Final di Liga Champions, dan sapapapun yang keluar menjadi pemenang dalam laga tersebut akan berhadapan dengan pemenang dari Ajax Amsterdam melawan Juventus.

Berdasarkan perhitungan di atas kertas, tim dari Pep Guardiola menang dari segala posisi apabila di bandingkan dengan Hotspur, tetapi sepertinya Pep Guardiola tidak akan menggangap remeh sang lawan. Dalam konferensi persnya Pep Guardiola mengatakan bahwa dirinya akan menurukan semua pemain inti mereka dalam laga tersebut.

Pep Guardiola mengatakan bahwa kali ini salah satu tujuan utama dari Manchester City adalah mendapatkan gelar juara dari Liga Champions dan berdasarkan tim yang ada sekarang, ia merasa saat ini merupakan saat keemasan dari Manchester City.

Maka dari itu Pep Guardiola tetap akan menurunkan semua pemain inti dari pemain mereka dalam setiap pertandingan di Liga Champions karena gelar juara tersebut merupakan target utama dari mereka.

Cristiano Ronaldo Berada Di Kelas Yang Berbeda Dengan Messi

Dengan cara bermain yang sangat luar biasa, Cristiano Ronaldo berhasil mencuri semua fans penggemar sepak bola. Bagaimana tidak demikian, pemain yang saat ini berusia 34 tahun itu berhasil membawa Juventus untuk memasuki babak 8 besar Liga Champions dengan menyingkirkan Atletico Madrid kemarin.

Penampilan luar biasa yang di mainkan oleh Cristiano Ronaldo membuat dirinya berhasil mencetak 3 buah gol dalam pertandingan tersebut. Sepertinya Juventus tidak salah lagi membuat keputusan untuk menyewa jasa dari eksekutor ini. Walaupun sebenarnya pada leg pertama Atletico Madrid berhasil menang 2 gol saat melawan Juventus, pada Leg kedua mereka di paksa untuk harus tunduk di bawah Cristiano Ronaldo.

Dalam pertandingan kali ini sangat banyak legenda sepak bola yang memuji keterampilan Cristiano Ronaldo dalam mengola kulit bundar di lapangan hijau, salah satunya adalah legenda asal Argentina Diego Maradona.

Maradona mengaku sangat terkejut dengan pencapaian Cristiano Ronaldo dalam pertandingan tersebut, menurutnya Cristiano Ronaldo sangat begitu konsentrasi dan tidak melepaskan semua kesempatan yang ada. Tendangan yang sangat keras dan terarah serta mental seorang juara sudah sangat pekan tertanam di dalam dirinya.

Maradona juga mengatakan bahwa apabila seorang Lionel Messi adalah pemain yang berkelas tinggi dan seorang pemain terbaik dunia tetapi apabila di bandingkan dengan Ronaldo ia bukanlah apa-apa, Ronaldo sendiri memiliki kelas dan cara bermain yang sudah sangat berbeda jika di bandingkan dengan Messi.

Walaupun Menang Dari Burnley, Liverpool Belum Bisa Meraih Posisi Pertama Di Premier League

Perjuangan dari Liverpool untuk bisa kembali merebut posisi puncak dari Manchester City sepertinya masih membutuhkan waktu. Pasalnya walaupun Liverpool berhasil mengalahkan Burnley dengan skor 4-2 pada hari Minggu (10/03/2019), tetap belum bisa menduduki posisi puncak di Premier League.

Pertandingan antara Liverpool dengan Burnley berlangsung di kandang dari Liverpool sendiri yaitu Anfield Stadium, dan sepertinya Liverpool sama sekali tidak meremehkan kemampuan dari Burnley di karenakan Josep Guardiola yang merupakan manager dari Liverpool, menurukan semua pemain intinya saat menjamu Burnley.

The Reds dengan mudah memenangkan pertandingan tersebut walaupun mereka secara tidak sengaja membiarkan Burnley berhasil mencetak 2 buah gol dalam pertandingan tersebut. Sebenarnya Burnley menjadi tim pertama yang berhasil mencetak gol di menit awal pertandingan, melalui Ashley Westwood pada menit ke-6 mereka berhasil menjebol gawang dari Liverpool.

Tetapi hal itu tidak bertahan lama di karenakan pada menit ke-19 Roberto Firmino berhasil mengejar ketertinggalan dari Liverpool lewat tendangan jarak jauhnya yang menciptakan gol untuk Liverpool. Tidak membutuhkan waktu yang lama, di menit ke-29 Sadio Mane kembali menambahkan 1 gol untuk keunggul dari Liverpool.

Memasuki babak kedua, Liverpool terus menekan pertahanan dari Burnley dan akhirnya mereka berhasil memperlebar kemenangan kembali lewat Roberto Firmino di menit ke-67. Tetapi pada menit ke-90+1 Burnley berhasil mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan dari Liverpool. hasil 3-2 ternyata tidak juga menutup pertandingan tersebut. Pada menit ke-90+3 kali ini Sadio Mane kembali berhasil menanbah skor untuk Liverpool dan pada akhirnya pertandingan tersebut di tutup dengan skor 4-2.

Hasil Pertandingan Juventus Vs Udinese : Juventus Menang Dengan Mudah

Juventus semakin menjauhi para saingannya yang berada di Serie A musim 208/19. Dalam laga lanjutan pekan ke-27, Juventus menjamu Udinese di Allianz Stadium. Dalam pertandingan tersebut terlihat Juventus sama sekali tidak menemukan kesulitan dalam berhadapan dengan Udinese dan berhasil menang dengan skor telak 4-1.

Kali ini bukan Cristiano Ronaldo yang menjadi bintang dalam lapangan, melainkan salah satu pemain muda yang bernama Moise Kean. Moise berhasil mencetak dua buah gol dalam pertandingan tersebut sedangkan gol yang lain berhasil di cetak oleh Emre Can dan Blaise Matuidi dalam tersebut. Sedangkan Udinese hanya bisa mencetak 1 gol balasan lewat tendangan dari Kvein Lasagna.

Babak pertama di mulai dengan sangat agresif oleh Juventus, begitu pluit wasit di bunyikan anak asuh dari Allegri segera melakukan penyerangan ke bagian dalam pertahanan dari Udinese dan tidak berlangsung lama pada menit ke-11 Kean berhasil menjebol gawang dari Udinese.

Setelah itu Juventus masih tetap berusaha untuk menekan pertahanan Udinese dan pada akhirnya di menit ke-39 Kean kembali mencetak gol lewat assist dari Alex Sandro. Skor 2-0 tetap bertahan sampai babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua Udinese mulai melakukan beberapa penyerangan ke bagian Juventus walaupun hal tersebut tidak berdampak banyak karena pertahanan Juventus yang sulit untuk di tembus. Malah sebaliknya mereka yang kebobolan pada menit ke-65 oleh Emre Can dan menit ke-70 oleh Matuidi. Di akhir babak kedua Udinese berhasil mencetak gol lewat tendangan dari Lasagna yang memanfaatkan bola lambung di depan gawang. Laga tersebut akhirnya di tutup dengan kemenangan Juventus 4-1 dari Udinese.

Real Madrid Terpuruk, Karier Solari Terancam Putus

Real Madrid kembali terpuruk setelah mereka kalah saat menghadapi Ajax Amsterdam kemarin dengan skor yang cukup telak 4-1. Terkait dari semua kegagalan yang dialami oleh Real Madrid sepertinya sang pelatih, Santiago Solari akan segera di pecat.

Karier Solari sepertinya tinggal menghitung hari saja, di karenakan para petinggi Real Madrid yang sudah melakukan rapat dan mungkin akan segera memecat dirinya. Kegagalan Real Madrid terlalu banyak dari Liga Champions dan Copa Del Rey pada musim ini.

Selain itu di La Liga mereka juga di pastikan tidak akan sanggup lagi mengejar Barcelona yang saat ini menduduki posisi pertama di klasemen sementara.

Dengan hal tersebutlah pada musim ini club besar Real Madrid sepertinya tidak menghasilkan penghargaan dan gelar apapun, padahal sebelumnya mereka merupakan Club yang sangat haus akan penghargaan dan mereka berhasil menang 3 kali secara berturut-turut di Liga Champions.

Setelah kepergiaan dari Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo, club Real Madrid seperti sampah yang tidak bisa apa-apa. Padahal sebelumnya Real Madrid sangat bangga dan mengatakan bahwa mereka tidak akan memiliki masalah walaupun kehilanggan Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo dan pada akhirnya para petinggi sudah melakukan kesalahan yang sangat besar.

Bale yang sebelumnya di jadikan sebagai pengganti dari posisi Ronaldo sepertinya tidak bisa berbuat banyak, bahkan saat ini Bale mendapatkan julukan si pecundang dari Real Madrid karena dirinya yang terus menerus absen karena cidera. Pada akhirnya Solari juga akan di pecat dan di salahkan di karenakan pencapaian yang tidak bagus selama musim ini.

Carragher:Belum Ada Pemain Yang Mampu Menggantikan Sosok Coutinho Di Anfield

Agenbolakaki.org – Performa skuad Liverpool sepanjang kompetisi musim ini tergolong cukup mengesankan, bahkan pada ajang Premier League 2018/19, skuad besutan Jurgen Klopp mampu menunjukkan persaingan sengit dengan Manchester City dalam perebutan peringkat pertama di papan klasemen sementara.

Meski demikian, mantan pemain sekaligus legenda Liverpool, Jamie Carragher melihat belum ada pemain yang mampu menggantikan sosok Philippe Coutinho di Anfield. Padahal menurutnya kontribusi dan sosok pemain timnas Brazil tersebut sangat berpengaruh besar terhadap permainan The Reds.

Liverpool yang memulai kompetisi Premier League 2018/19 ini sempat menjadi pemuncak klasemen sementara setelah meraih kemenangan beruntun sebelum akhirnya disalip oleh Manchester City aikbat kehilangan beberapa poin. Menurut Carragher salah satu masalah yang terjadi adalah karena belum ada pemain yang mampu menggantikan peran Coutinho di Anfield.

“Setiap tim membutuhkan pemain yang memiliki kreativitas tinggi untuk menudukung performa tim saat menjalani setiap pertandingan dan hal ini menjadi salah satu masalah di Liverpool. Anda bisa melihat Liverpool pada musim lalu yang memperlihatkan performa luar biasa karena memiliki pemain tengah yang memiliki kreativitas tinggi. Mereka membutuhkan pemain seperti itu untuk bisa terus mendulang kesuksesan dimasa depan.”kata Carragher.

Sejak bergabung dengan Barcelona pada Januari tahun lalu, Coutinho langsung berhasil masuk kedalam skuad utama klub raksasa asal Catalan tersebut dan selama berseragam Barca, total pemain asal Brazil tersebut telah mencatatkan 42 penampilan disemua kompetisi dengan menorehkan 12 gol untuk Blaugrana.

Madrid Kalah Dari Barcelona, Bale Jadi Sasaran Madridista

Agenbolakaki.org – 02 Maret 2019 menjadi malam buruk bagi Gareth Bale setelah Real Madrid dikalahkan oleh Barcelona dengan skor 1-0 pada laga lanjutan La Liga 2018/19 yang digelar di Santiago Bernabeu. Kekalahan tersebut membuat Bale menjadi sosok yang paling mendapatkan sorotan.

Untuk diketahui, Akibat kekalahan tersebut Bale mendapatkan perlakuan yang tidak baik. Bahkan perlakuan tersebut sejatinya dilakukan oleh para pendukung Madrid sendiri saat Bale ditarik keluar pada menit ke-61. Para fans menilai pemain asal Wales tersebut tidak mampu bermain dengan baik pada laga tersebut.

Tak ayal, Sosok Bale pun menjadi tujuan amukan para fans yang sedang tersulut emosi karena tim kesayangan mereka harus kalah dari Barcelona yang merupakan rival abadi Los Blancos. Bale mendapatkan perlakuan tersebut saat menghampiri Marco Asensio di pinggir lapangan dimana para fans Madrid secara kompak menyorakinya.

Sorakan dari para fans Madrid tersebut tentu seakan membuktikan jika para Madridista sudah tidak menyukai Bale lagi dan hal ini tentu membuat mantan pemain Tottenham Hotspur merasa semakin tertekan. Tak ayal kabar Bale akan segera hengkang dari Madrid kembali mencuat dan menjadi topik buruan utama para jurnalis maupun media.

Meski sering menjadi bahan olok-olokan para fans Madrid sendiri, nyatanya performa Bale masih menarik perhatian beberapa klub besar Eropa seperti Arsenal yang diklaim tertarik memboyong sang pemain untuk memperkuat skuad dalam menghadapi kompetisi musim 2019/20 mendatang.

Ini Alasan Rodgers Kembali Ke Premier League Sebagai Manajer Leicester City

Agenbolakaki.org – kekalahan yang baru saja di alami oleh Leicester City atas Crystal Palace dengan skor 1-4, Minggu (24/02/2019) dinihari akhir pekan lalu, berbuntut dengan pemecatan terhadap sang pelatih, Claude Puel yang resmi digantikan oleh mantan pelatih Liverpool, Brendan Rodgers.

Kepiawaian Rodgers sebagai manajer tim tentu tidak perlu diragukan lagi dimana sang pelatih sebelumnya berhasil mengantarkan Celtic tujuh gelar dan memberikan treble dengan menjuarai Piala Skotlandia, Piala Liga Skotlandia dan Liga Skotlandia.

Dengan kembalinya Rodgers ke Premier League sebagai pelatih baru Leicester City, salah satu mantan anak asuhnya di Celtic, Kris Commons menilai Rodgers sebenarnya lebih besar dari Leicester dan bisa mendapatkan tempat bersama klub lebih besar seperti Arsenal ataupun Chelsea.

“Semua orang tahu Premier League adalah salah satu liga terbesar didunia dan Brendan (Rodgers) akhirnya kembali lagi kesana untuk menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pelatih terbaik didunia. Leicester harus berbahagia karena saat ini mereka ditangani oleh salah satu pelatih terbaik didunia dan dia sudah membuktikannya bersama Liverpool dan Celtic.”kata Commons.

“Saya pikir Leicester akan menjadi cerita baru kembalinya Brendan ke Premier League. Dia adalah pelatih yang tepat untuk menangani tim besar seperti Arsenal atau Chelsea. Sebelumnya banyak kabar yang sering menghubungkan namanya dengan Arsenal dan ini adalah kesempatan besar yang tentu ingin dimanfaatkan oleh Brendan.”lanjutnya.

Performa Messi Menurun, Valverde Pasang Badan

Agenbolakaki.org – Pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19, klub raksasa Spanyol, Barcelona harus pulang dengan hasil imbang menghadapi tuan rumah Olympique Lyon, Rabu (20/02/2019) dinihari wib tengah pekan kemarin.

Kegagalan Blaugrana dalam meraih kemenangan di laga tersebut sontak membuat banyak mata tertuju kepada performa sang megabintang, Lionel Messi yang di klaim menampilkan performa yang lebih menurun sehingga gagal memberikan timnya kemenangan.

Messi sendiri sebenarnya berhasil memiliki lima peluang emas dilaga tersebut, akan tetapi kurang maksimalnya La Pulga dalam mencetak gol terpaksa membuat pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Tak ayal banyak pihak yang menyebutkan megabintang Argentinta tersebut mulai mengalami penurunan performa.

Melihat berbagai tanggapan yang tertuju kepada Messi, pelatih Barca, Ernesto Valverde pun memasang badan dan memberikan pembelaannya untuk sang pemain. Menurut Valverde, Messi tetap terlihat memainkan permainan dengan level tertinggi dilaga tersebut meski tidak berhasil mencetak gol kemenangan bagi  tim.

“Banyak pihak yang meragukan kemampuan Messi karena gagal mencetak gol saat menghadapi Lyon, padahal sejatinya dia tetap memainkan permainan dengan level tertinggi. Saya pikir para pemain Lyon juga sangat mewaspadai semua gerakannya ketika di pertandingan.”kata Valverde.

“Kemenangan tidak ditentukan oleh satu pemain saja, karena anda membutuhkan kerja sama semua pemain untuk bisa meraih hasil positif. Selain itu, tentu saja anda tidak bisa selalu mencetak gol di setiap pertandingan dan saya pikir Messi sudah melakukan yang terbaik dan tetap bermain di level tertinggi.”lanjutnya.

Jadi Salah Satu Bek Tengah Terbaik Di Dunia, Ini Kata Van Dijk

Agenbolakaki.org – Nama bek Liverpool, Virgil Van Dijk saat ini tengah naik daun setelah masuk kedalam daftar list bek tengah terbaik didunia saat ini. Meski demikian, ternyata bek tengah berusia 27 tahun tersebut tidak pernah membayangkan dirinya bisa menjadi salah satu bek terbaik didunia.

Bek tengah timnas Belanda tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan diawal karirnya karena tidak mampu memperlihatkan permainan yang luar biasa serta tidak mampu berlari kencang sebagai seorang pemain. Bahkan mantan pemain Southampton tersebut sempat ragu dirinya bisa bermain sebagai bek tengah di tim.

Akan tetapi Van Dijk mengaku dirinya tidak berkecil hati dan terus berusaha keras untuk menaikkan performa permainannya di atas lapangan dan hasilnya saat ini namanya berhasil masuk kedalam daftar nama salah satu bek tengah terbaik didunia saat ini. Bahkan performa Van Dijk tergolong luar biasa dan menjadi palang pintu kokoh di dalam skuad Liverpool.

Kontribusi Van Dijk sebagai bek tengah Liverpool tergolong sangat berpengaruh terhadap performa skuad besutan The Reds sejak dirinya didatangkan pada musim panas 2018 kemarin. Apiknya penampilan Van Dijk dibarisan pertahanan Liverpool bahkan berhasil mengantarkan klub raksasa asal Merseyside tersebut tampil hingga final Liga Champions 2017/18 kemarin.

“Saat saya masih muda (16 tahun), saya tidak pernah membayangkan bisa menjadi seorang bek terbaik didunia karena saat itu saya adalah seorang bek kanan yang sangat lambat dan tidak cukup baik saat bermain sebagai bek tengah. Namun saya tidak berkecil hati dan terus berlatih keras untuk memperbaiki performa saya dilapangan dan saya senang semuanya berjalan dengan baik seiring berjalannya waktu.”kata Van Dijk.

Dianggap Sebagai Keluarga, Tak Ada Alasan Icardi Tinggalkan Inter Milan

Agenbolakaki.org – Desas-desus masa depan Mauro Icardi di Inter Milan semakin sering dirundung kabar sang pemain bakal hijrah ke klub lain. Akan tetapi Wanda Nara yang merupakan istri sekaligus agen dari Icardi sendiri mengatakan Inter sudah dianggap sang suami sebagai keluarga. Untuk itu tak ada alasan baginya untuk meninggalkan Inter Milan.

Pencopotan ban kapten dari Icardi belakangan memang semakin memunculkan kabar striker Argentina berusia 26 tahun tersebut bakal hijrah ke klub lain. Selain itu, kabarnya klub raksasa seperti Real Madrid, Juventus dan Chelsea diklaim sebagai salah satu klub tujuan pemain yang sudah membela Inter Milan selama enam musim tersebut.

Meski demikian, Nara menegaskan saat ini suaminya masih mencintai Inter Milan dan tidak ada alasan bagi mereka untuk meninggalkan San Siro dalam waktu dekat. Disisi lain, Nara mengaku dirinya juga merasa sudah sangat cocok dengan Inter.

“Icardi sangat mencintai Inter dan dia adalah orang pertama yang masih menaruh kepercayaan besar untuk tim ini dibandingkan dengan yang lain. Ketika orang-orang mulai tidak percaya, dia masih tetap percaya dan memanggil mereka semua untuk melakukan semuanya secara bersama-sama.”kata Nara.

“Inter sudah seperti keluarga bagi kami (Nara dan Icardi). Ketika saya mengalami sebuah insiden (pelemparan batu ke mobil), orang pertama yang saya hubungi saat itu adalah pihak Inter karena Icardi sedang tertidur setelah menjalani sesi latihan. Saat ini kami juga sengaja memilih tinggal di Milan dan semua itu tentu saja karena Inter.”lanjutnya.

Dibandingkan Dengan Shevchenko, Maldini:Piatek Lebih Hebat!

Agenbolakaki.org – Rekrutan anyar AC Milan, Krzysztof Piatek berhasil memberikan kesan memukau kepada para pendukung Rosonerri sehingga membuat dirinya sering dibanding-bandingkan dengan mantan pemain bintang Milan, Andriy Shevchenko.

Melihat hal tersebut, Paolo Maldini yang saat ini menjabat sebagai Direktur Strategi dan Pengembangan Olahraga AC Milan meminta agar striker muda berusia 23 tahun tersebut tidak dibandingkan dengan Shevchenko. Maldini menilai kondisi Piatek di Milan berbeda jauh dengan Shevchenko ketika datang ke Milan.

Piatek yang baru saja didatangkan oleh Milan pada bursa transfer musim dingin 2019 memang terlihat mampu menampilkan penampilan luar biasanya bersama Rosonerri dengan mencetak 4 gol dari 4 penampilannya, sedangkan Shevchenko yang didatangkan dari Dynamo Kyiv pada tahun 1999 juga berhasil menampilkan performa luar biasa.

Akan tetapi menurut Maldini kondisi Piatek dengan Shevchenko sangatlah berbeda. Piatek mampu menampilkan performa terbaiknya dan memberikan dampak positif untuk klub disaat AC Milan sedang dalam masa keterpurukan, sedangkan Shevchenko datang ke Milan yang tengah dalam masa kejayaan.

Melihat hal ini, tak ayal Maldini pun memberikan pujian kepada Piatek dan menyebutnya lebih hebat dari Shevchenko,”Saya pikir kesalahan besar bagi orang-orang yang membandingkan Piatek dengan Shevchenko. Mereka datang dengan kondisi klub yang berbeda dan harus saya akui Piatek lebih hebat dalam kondisi tersebut.”kata Maldini.

“Selain itu, Hanya ada satu Shevchenko di Milan dan dia tidak tergantikan. Piatek adalah pemain muda bertalenta dengan kualitas yang luar biasa. Saya berharap dia bisa membawa kami keluar dari momen yang sangat sulit ini dan jika itu terjadi, maka kami semua akan merasa sangat bahagia bisa meraih kesuksesan bersamanya.”lanjutnya.

Sekian Lama Bungkam, Lopetegui Jawab Alasan Dipecat Madrid

Agenbolakaki.org – Setelah sekian lama memilih untuk bungkam, mantan pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui akhirnya menjawab alasan dirinya dipecat oleh Los Blancos pada bulan Oktober 2018 lalu.

Sebagaimana diketahui, Julen Lopetegui yang ditunjuk sebagai pengganti Zinedine Zidane dikursi kepelatihan Real Madrid diharapkan mampu melanjutkan catatan manis yang telah berhasil diraih oleh klub raksasa ibukota Spanyol ketika masih ditangani oleh Zidane.

Akan tetapi setelah ditangani oleh Lopetegui, nyatanya Real Madrid justru mengalami penurunan performa yang cukup signifikan bahkan El Real mencatatkan hasil yang sangat buruk dengan tidak pernah meraih kemenangan dalam lima pertandingan secara beruntun dalam satu musim.

Buruknya performa Madrid asuhan Lopetegui akhirnya berimbas kepada pemecatan terhadap dirinya pada akhir Oktober 2018 lalu. Kursi kepelatihan Real Madrid lantas diambil oleh pelatih caretaker, Santiago Solari yang sejauh ini juga masih belum mampu mengembalikan performa terbaik Karim Benzema dkk.

Sekian lama bungkam, Lopetegui akhirnya memberi jawaban atas alasan dirinya di pecat oleh Madrid. Pelatih berusia 52 tahun tersebut mengatakan klub tidak memberikan waktu lebih untuknya padahal dirinya merasa masih mampu mengembalikan performa terbaik Real Madrid jika diberikan kesempatan hingga akhir musim 2018/19.

“Saya akui kami memang berada di tiga pekan yang sangat buruk dan kami sangat tertekan. Akan tetapi saya tidak mendapatkan kesempatan lebih lama (di Madrid). Anda tentu membutuhkan waktu untuk bisa menemukan solusi terbaik agar bisa keluar dari situasi tersebut dan saya yakin kami bisa kembali menunjukkan permainan terbaik seperti diawal musim.”kata Lopetegui.

Makin Jarang Dimainkan, Marcelo Segera Tinggalkan Madrid?

Agenbolakaki.org – Setelah ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo, kini Real Madrid kembali terancam kehilangan salah satu bek andalan mereka, Marcelo Viera yang dikabarkan siap angkat kaki dari Santiago Bernabeu pada akhir musim nanti.

Rumor Marcelo yang bersedia meninggalkan Real Madrid sebenarnya sudah pernah terdengar sejak jendela transfer musim panas lalu. Bahkan Ronaldo dikabarkan sering sekali mengajak mantan rekan setimnya tersebut untuk bergabung ke Juventus agar mereka bisa bereuni kembali sebagai rekan setim.

Namun saat itu Marcelo selalu menampik semua kabar mengenai dirinya dengan mengatakan dirinya masih senang di Madrid. Akan tetapi belakangan ada kabar lain yang mengatakan semakin sedikitnya jam terbang yang didapatkan Marcelo dibawah asuhan Santiago Solari membuat bek timnas Brazil berusia 30 tahun tersebut mulai gerah dan bersedia untuk angkat kaki.

“Jika Real Madrid ingin menjual pemain dan nama saya termasuk didalam daftar tersebut, maka saya akan mengikuti keinginan mereka. Tugas saya saat ini adalah terus tampil terbaik dan memberikan yang terbaik kepada klub. Apapun bisa terjadi disepakbola dan dunia ini selalu seperti itu.”kata Marcelo.

“Saya selalu mencoba menunjukkan permainan level tertinggi, akan tetapi harus saya akui saat ini saya mulai berada di level tersebut. Saya paham betul jika suatu saat nanti semua pemain akan memasuki fase penurunan performa dan sepanjang musim ini saya sudah mendapatkan tiga cedera yang tentu mempengaruhi performa saya di lapangan. Meski saya harus pergi dari sini, saya yakin Madrid tidak akan menendang saya keluar begitu saja.”lanjutnya.

Wijnaldum:Liverpool Harus Konsisten Jika Ingin Akhiri Musim Dengan Gelar

Agenbolakaki.org – Liverpool menjadi salah satu klub Inggris yang paling konsisten pada kompetisi Premier League 2018/19. Akan tetapi belakangan performa inkonsisten selalu di tunjukkan oleh klub besutan Jurgen Kloop tersebut.

Bahkan inkonsistennya performa Liverpool menyebabkan mereka terkejar oleh Manchester City di papan klasemen sementara sebagai peringkat pertama. Keberhasilan Man City mengalahkan Chelsea dengan skor 6-0 pun berhasil membawa klub besutan Josep Guardiola menempati peringkat pertama klasemen sementara.

Melihat hal tersebut, Georginio Wijnaldum lantas meminta timnya untuk menjaga konsistensi performa mereka jika ingin mengakhiri musim dengan gelar. Pemain asal Belanda berusia 28 tahun tersebut yakin betul timnya bisa menjuarai Premier League edisi 2018/19 ini.

“Premier League 2018/19 merupakan kesempatan yang sangat besar bagi kami untuk mengakhiri musim dengan gelar. Kami harus kembali ke performa terbaik seperti awal musim untuk bisa mencapai itu (juara Premier League 2018/19). Sedikit kesalahan saja tentu kami akan tertinggal oleh Manchester City yang menunjukkan performa yang semakin menjanjikan.”kata Wijnaldum.

Meskipun menempati peringkat ke-2 dibawah Manchester City dengan poin yang sama, Namun Liverpool masih diuntungkan dengan satu pertandingan yang belum dijalani. Kemenangan pada laga tersebut tentu saja akan membawa kembali Mohamed Salah dkk kembali menempati peringkat pertama klasemen sementara.

Akan tetapi kemenangan tentu tidak akan mudah didapatkan tim besutan Jurgen Klopp tersebut mengingat pada pertandingan ke-27 nanti, Liverpool bakal menghadapi Manchester United besutan Ole Gunnar Solskjaer yang tengah dalam performa terbaik mereka.